Wednesday, 24 Syawwal 1443 / 25 May 2022

Sinar Mas Agribusiness Targetkan Kemamputelusuran Produk

Selasa 20 Aug 2019 16:34 WIB

Rep: Muhammad Nursyamsyi/ Red: Gita Amanda

Sinar Mas Agribusiness and Food berhasil menembus Dow Jones Sustainability Indices (DJSI) 2017.

Sinar Mas Agribusiness and Food berhasil menembus Dow Jones Sustainability Indices (DJSI) 2017.

Foto: Sinar Mas.com
Sinar Mas Agribusiness and Food berhasil mencatat 100 persen kemamputelusuran.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sinar Mas Agribusiness and Food menargetkan kemamputelusuran hingga ke perkebunan atau Traceability to the Plantation (TTP) untuk pabrik kelapa sawit dapat terus meningkat.

Managing Director Sinar Mas Agribusiness and Food, Agus Purnomo, mengatakan Sinar Mas Agribusiness and Food berhasil mencatat 100 persen kemamputelusuran untuk Pabrik Kelapa Sawit (PKS) miliknya sendiri pada 2017.

Baca Juga

Perusahaan, kata Agus, juga bekerja sama dengan pemasok pihak ketiga dalam rangka memajukan TTP untuk PKS pemasok. Pada akhir 2018, lebih dari 50 pemasok telah melaporkan pencapaian TTP secara penuh.

"Bila digabung dengan PKS milik perusahaan, hal ini berarti lebih dari 60 persen rantai pasok kelapa sawit perusahaan telah sepenuhnya dapat ditelusuri hingga ke tempat asal buah sawit," ujar Agus saat pemaparan capaian keberlanjutan industri

kelapa sawit Sinar Mas Agribusiness and Food di Co-Hive, Jakarta, Selasa (20/8).

Agus menegaskan komitmen perusahaan terhadap kemaputelusuran akan terus berlanjut.

Pada 2019, lanjut Agus, Sinar Mas Agribusiness and Food membantu para pemasok menjadi produsen minyak kelapa sawit berkelanjutan melalui kegiatan lokakarya "Ksatria Sawit", di mana perusahaan mengumpulkan berbagai pemasok seperti dealer dan pabrik untuk mendapatkan pelatihan dan pendampingan  di Riau, Lampung, Sumater Utara, Aceh, Jambi, dan Bangka.

"Upaya kemamputelusuran ini telah membuahkan kerja sama lebih erat dan keterlibatan peran bersama dengan pemasok pihak ketiga perusahaan, yang sangat penting artinya dalam mewujudkan transformasi rantai pasok," ucap Agus.

Agus menilai, kerja sama bersama para pemasok telah menunjukkan hasil nyata dalam mendukung pelestarian kawasan hutan seluas 65 ribu hektare oleh para pemasok. Agus meyakini kemamputelusuran memegang kunci dalam upaya perusahaan yang lebih luas untuk membantu pemasok menuju arah yang lebih baik.

"Melalui pelibatan peran yang lebih mendalam, kami mendukung dan melatih pemasok menerapkan praktik-praktik yang lebih baik. Ini membantu perusahaan mengurangi risiko rantai pasok sekaligus membuat industri sawit lebih tangguh sekaligus bertanggung jawab," lanjut Agus.

Agus menyampaikan peningkatan kemamputelusuran menjadi salah satu fokus perusahaan dengan target kemamputelusuran 100 persen pada tahun depan.

Dengan 100 persen kemamputelusuran, kata Agus, konsumen produk-produk Sinar Mas Agribusiness and Food dapat mengetahui latar belakang produk berasal dari mana, mulai dari kebun, pabrik, hingga petani pemilik kebunnya. Nantinya, para konsumen bisa mengecek asal produksi melalui gawai.

"Hari ini belum karena sedang diujicoba teknologi. Sekarang masih uji coba, proses sekitar dua tahun," kata Agus menambahkan.

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA