Monday, 21 Rabiul Awwal 1441 / 18 November 2019

Monday, 21 Rabiul Awwal 1441 / 18 November 2019

Serap 21 % Belanja Modal, Telkom Pacu Infrastruktur Jaringan

Selasa 20 Aug 2019 18:23 WIB

Rep: Boyke P. Siregar(Warta Ekonomi)/ Red: Boyke P. Siregar(Warta Ekonomi)

Serap 21 % Belanja Modal, Telkom Pacu Infrastruktur Jaringan. (FOTO: TelkomGroup)

Serap 21 % Belanja Modal, Telkom Pacu Infrastruktur Jaringan. (FOTO: TelkomGroup)

Telkom telah menyerap belanja modal Rp15,1 triliun atau 21,8 persen.

PT Telkom Indonesia Tbk (persero) telah menyerap belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar Rp15,1 triliun atau 21,8% dari total sepanjang tahun ini. Belanja modal perseroan direalisasikan untuk pengembangan jaringan dan infrastruktur baik mobile maupun fixed broadband.

Direktur Keuangan Telkom Harry M. Zen mengatakan  pada bisnis mobile, belanja modal diperuntukkan bagi pembangunan Radio Access Network (BTS 4G) dan pengembangan sistem IT. Pemanfaatan belanja modal di layanan fixed broadband terutama untuk membangun jaringan akses dan infrastruktur backbone berbasis fiber optic untuk mendukung bisnis broadband seluler maupun fixed line.

“Sebagian belanja modal juga dimanfaatkan untuk pengembangan proyek lain seperti pembangunan menara,” kata Harry di Jakarta, Senin (19/8/2019).

Baca Juga: Telkom Hadirkan Modern Broadband Province untuk Gorontalo

Soal kinerja keuangan, sepanjang semester I 2019 Telkom berhasil membukukan pertumbuhan laba bersih  hingga 27,4% dibanding periode yang sama tahun lalu menjadi Rp11,08 triliun. Sementara itu pendapatan konsolidasi tumbuh 7,7% menjadi Rp69,35 triliun dan EBITDA (Earnings Before Interest Tax Depreciation Amortization) juga mengalami peningkatan sebesar 16,9% menjadi Rp33,12 triliun.

“Pencapaian ini tak lepas dari fokus perseroan terhadap mesin utama pertumbuhan yakni bisnis digital yang konsisten tumbuh dan menunjukkan kinerja signifikan. Bisnis ini tumbuh 22,6% menjadi Rp48,29 triliun atau berkontribusi kepada 69,6% atas total pendapatan konsolidasi. Bisnis digital terdiri dari layanan konektivitas broadband yang tumbuh 24,4% dan layanan digital yang tumbuh 15,6%,” pungkasnya.

Baca Juga: Jurus Jitu Telkom Ajak Masyarakat Kalimantan Manfaatkan Digitalisasi

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA