Thursday, 20 Muharram 1441 / 19 September 2019

Thursday, 20 Muharram 1441 / 19 September 2019

BTN Luncurkan KPR Merah Putih Nonsubsidi

Selasa 20 Aug 2019 10:35 WIB

Rep: Novita Intan/ Red: Nidia Zuraya

Kredit pemilikan rumah (KPR). ilustrasi

Kredit pemilikan rumah (KPR). ilustrasi

Foto: dok Republika
Bunga KPR Merah Putih Nonsubsidi dipatok sebesar 8,99 Persen.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk berupaya menggairahkan pasar properti nasional. Salah satunya penawaran program Kredit Kepemilikan Rumah ( KPR) dan Kredit Agunan Rumah (KARnival), khusus pada Agustus KPR Merah Putih.

Baca Juga

Executive Vice President Nonsubsidized Mortgage & Consumer Lending Division BTN Suryanti Agustinar mengatakan program ini untuk produk rumah atau apartemen baru dan seken komersial atau non-subsidi dengan suku bunga tetap dua tahun sebesar 8,99 persen. Adapun program KPR Merah Putih berlaku mulai 01 Agustus – 30 September 2019.    

“Nasabah juga akan dapat potongan biaya provisi sebesar  74 persen, biaya administrasi 17 persen dan diskon biaya asuransi jiwa 10 persen,” ujarnya kepada wartawan di Jakarta, Selasa (20/8).

Perseroan juga menggelar program Kredit Agunan Rumah bagi debitur existing Bank BTN untuk melakukan top up, kompensasi, ataupun pengajuan KPR baru (refinancing). Bahkan, bisa memperoleh dana yang bisa digunakan untuk segala kebutuhan debitur.

Program bertajuk KARnival BTN ini menawarkan diskon biaya provisi sebesar 50 persen, biaya administrasi 50 persen, biaya asuransi jiwa 10 persen, biaya pra realisasi dimasukkan ke dalam plafond kredit, bebas biaya appraisal (menggunakan appraisal internal), simplikasi dokumen kredit, dan sehari proses langsung  pencairan (one day service).

“Dari dua program ini kami berharap dapat meningkatkan penyaluran KPR/KPA sebesar Rp 1 triliun per bulan,” imbuh Yanti.

Direktur Consumer Banking BTN Budi Satria menambahkan KPR Merah Putih merupakan program rutin yang ditawarkan dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia ke-74. Program ini juga merupakan bagian dari upaya menjaga momentum kebangkitan pasar properti.

“Antusisme masyarakat terhadap event IPEX kemarin terbilang cukup tinggi. Buktinya, realisasi KPR selama sepekan pameran digelar mencapai Rp 7,22 triliuan. Angka ini jauh melampaui target yang ditentukan perseroan sebelumnya, yakni sebesar Rp 5 triliun,” ucapnya.

Ke depan, perseroan berharap melalui berbagai penawaran program menarik seperti KPR Merah Putih, masyarakat semakin tertarik untuk segera mengajukan KPR guna mewujudkan impian kepemilikan hunian. Melalui program tersebut, masyarakat akan semakin mudah memiliki hunian dengan berabagi gimmick yang menarik.

“Dengan begitu, gairah pasar properti bisa terjaga dengan baik,” ucapnya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA