Sunday, 21 Safar 1441 / 20 October 2019

Sunday, 21 Safar 1441 / 20 October 2019

In Picture: Penghidupan dari Sampah Impor Warga Desa Bangun

Selasa 20 Aug 2019 04:01 WIB

Rep: Willy Kurniawan/ Red: Yogi Ardhi

Foto: Willy Kurniawan/Reuters

REPUBLIKA.CO.ID, MOJOKERTO -- Pengetatan impor sampah oleh pemerintah beberapa waktu lalu disambut baik oleh aktivis lingkungan. Namun tidak oleh sebagian besar warga Desa Bangun di Jawa Timur.

 

Bagi warga desa ini hasil memilah sampah impor bisa menghasilkan lebih banyak uang dibandingkan dengan bertani. Mereka bisa membiayai anak sekolah, membangun rumah bahkan pergi haji dari hasil memilah sampah ini.

 

Mereka menjual sampah plastik dan alumunium dari sampah impor yang didapatnya dari pabrik setempat. Bahkan mereka pun menjual sampah sebagai bahan bakar bagi untuk industri kecil penggorengan tahu.

 

Sumber : Reuters

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA