Wednesday, 19 Muharram 1441 / 18 September 2019

Wednesday, 19 Muharram 1441 / 18 September 2019

Ade Sholihah Sukses Kuliahkan Anak dengan Usaha Bubur Ayam

Senin 19 Aug 2019 16:09 WIB

Red: Gita Amanda

Ade Sholihah penjual bubur yang mampu menyekolahkan anaknya hingga perguruan tinggi.

Ade Sholihah penjual bubur yang mampu menyekolahkan anaknya hingga perguruan tinggi.

Foto: Amartha
Semangat Ade ditularkan kepada Amartha untuk terus memajukan ekonomi di desa.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kesulitan bukan penghalang bagi Ade Sholihah (42 tahun) untuk terus berjuang. Dia tahu pekerjaan sang suami sebagai kuli bangunan tak cukup untuk menghidupi keluarganya. Bahkan, untuk kuliah kedua anaknya pun sulit. Alhasil, dia harus berjuang membantu sang suami dengan berjualan bubur ayam.

“Saya kalau pagi jualan bubur ayam tapi kalau sudah siang jualan bakso,” katanya.

Baca Juga

Perempuan yang akrab disapa Ibu Ade ini tidak mau terus menerus hidup dalam kemiskinan. Usaha makanan menjadi salah satu penopang hidupnya. Apalagi, sang suami harus bekerja di luar rumah. Dia harus tetap menjaga keempat anaknya dirumah.

“Ya, salah satu usaha yang saya bisa hanya makanan. Alhamdulillah, usaha saya ini bisa mewujudkan anak-anak untuk kuliah,” jelasnya.

Ada kebanggaan tersendiri baginya saat anak-anaknya bisa lulus kuliah. Apalagi, anak

pertamanya kini sudah bekerja di kota. “Adalah impian orang tua bisa menyekolahkan anak-anaknya dengan baik. Apalagi, bisa membiayai kuliah mereka,” ungkapnya dengan ramah.

Saat ini, anak pertamanya sudah bekerja di Bandung. Kini, dia tinggal mengurus ketiga anaknya yang masih sekolah. “Dua anak saya masih kuliah yang paling kecil masih SD. Saya punya impian agar mereka bisa sekolah tinggi,” ujarnya.

Ade mengakui saat ini sudah mendapatkan dana usaha sebesar Rp 7 juta. Pemberian dana usaha dari Amartha terus bertambah setiap tahun. “Karena saya termasuk ibu yang tidak pernah menunda pembayaran. Petugas Amartha juga sopan dan ramah. Mereka turut membantu saya dalam membangun bisnis ini. Waktu pertama kali masuk Amartha mendapatkan pendanaan sebesar Rp 3 juta dan terus sekarang bertambah,” ucapnya.

Dia merupakan salah satu perempuan tangguh di fintech terpercaya Amartha yang terus berjuang untuk meningkatkan ekonomi keluarganya. Dengan berusaha, dia mampu menyekolahkan anaknya hingga mendapatkan gelar sarjana.

Impian dan semangat Ade menular kepada ibu-ibu di Tanjungsiang, Subang, Jawa Barat. Semangat itu pula yang ikut ditularkan kepada Amartha untuk terus memajukan ekonomi di desa.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA