Sabtu, 23 Jumadil Awwal 1441 / 18 Januari 2020

Sabtu, 23 Jumadil Awwal 1441 / 18 Januari 2020

Pecinta Alam Kibarkan Bendera Besar di Gunung Galunggung

Sabtu 17 Agu 2019 23:09 WIB

Rep: Bayu Adji P/ Red: Indira Rezkisari

Pengibaran dua bendera berukuran raksasa di Gunung Galunggung untuk memeringati HUT ke-74 RI, Sabtu (17/8).

Pengibaran dua bendera berukuran raksasa di Gunung Galunggung untuk memeringati HUT ke-74 RI, Sabtu (17/8).

Foto: Dok Forum Komunikasi Pecinta Alam Tasikmalaya
Pengibaran bendera besar ditujukan untuk mempopulerkan Gunung Galunggung.

REPUBLIKA.CO.ID, TASIKMALAYA -- Forum Komunikasi Pecinta Alam Tasikmalaya (FKPAT) mengibarkan dua bendera merah putih berukuran raksasa untuk memeringati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 Republik Indonesia di Gunung Galunggung, Kabupaten Tasikmalaya, Sabtu (17/8). Peringatan itu dilakukan oleh sekitar 2.000 pecinta alam yang melakukan upacara di gunung dengan ketinggian 2.167 meter di atas permukaan laut (mdpl) itu.

Wakil ketua FKPAT Ruhimat Maos mengatakan, bendera yang dibentangkan terdapat di dua lokasi. Pertama, bendera merah putih berukuran 70x50 meter dibentangkan di dinding kawah Gunung Galunggung. Sementara bendera kedua berukuran 50x20 meter.

Ia mengatakan, upacara di Gunung Galunggung tersebut merupakan agenda tahunan yang dilaksanakan FKPAT.  "Tahun ini ada yang ikut sekitar 2.000 peserta dari berbagai organisasi dan komunitas pecinta alam," kata dia melalui keterangan tertulis, Sabtu (17/8).

Ia mengatakan, kegiatan itu menjadi momemtum temu akrab para pecinta alam, selain memeringati HUT RI. Ia berharap kegiatan itu dapat memromosikan pariwisata di Tasikmalaya, khususnya Gunung Galunggung.

Ruhiat menjelaskan, pihaknya sengaja membentangkan dua bendera berukuran besar di dua tempat berbeda. Menurut dia, bendera dengan ukuran 70x50 meter di dinding kawah dinilai bisa terlihat dari arah kota Tasikmalaya, sebagai ajang promosi wisata Galunggung.

Sementara bendera berukuran 50x20 meter di lapangan upacara agar semua peserta yang hadir bisa mengambil momen penting ini dan bisa mempromosikan melalui media sosial. "Jadi potensi wisata Galunggung bisa lebih dikenal luas lagi, baik nasional maupun internasional," kata dia.

Selain pengibaran bendera berukuran raksasa, pada HUT ke-74 Kemerdekaan Republik Indonesia itu, para peserta juga melakukan bersih-bersih gunung. Ia berharap potensi wisata Gunung Galunggung akan semakin meningkat.


Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA