Sunday, 16 Muharram 1441 / 15 September 2019

Sunday, 16 Muharram 1441 / 15 September 2019

Langkah Gontai Madrid Hadapi Musim Baru La Liga Spanyol

Sabtu 17 Aug 2019 12:45 WIB

Red: Bayu Hermawan

Bayu Hermawan

Bayu Hermawan

Foto: Republika/Kurnia Fakhrini
Performa Madrid di pramusim masih belum meyakinkan.

REPUBLIKA.CO.ID, oleh Bayu Hermawan*

Trofi dan gelar juara adalah hal yang akrab dengan Real Madrid. Los Blancos, selalu bisa merebut minimal satu trofi dalam setiap musimnya, baik itu trofi di kompetisi lokal maupun antar klub di daratan Eropa. Tapi, tidak untuk musim 2018/ 2019, seperti yang dikatakan pemain belakang mereka Marcelo, bahwa musim lalu Real Madrid benar-benar hancur, karena tak ada satupun trofi yang dibawa pulang ke Santiago Bernabeu.

Mengakhiri musim tanpa ada satu trofi pun yang dimenangkan, menjadi aib besar bagi Madrid. Tak mau memperpanjang malu, tim asal Ibu Kota Spanyol itu langsung mengebrak di bursa transfer musim panas ini. Pintu brangkas langsung dibuka selebar-selebarnya untuk merekrut pemain bintang berharga selangit, agar skuat Los Vikingos kembali ditakuti bukan cuma di negeri Matador namun juga benua Eropa.

Hingga saat ini, Madrid menjadi tim yang paling foya dalam berbelanja pemain di La Liga. Total, uang 305,5 juta Euro telah digelontorkan Los Merengues untuk membeli pemain. Madrid juga berbenah. Pemain-pemain yang tak cocok dengan rencana strategi Zinedine Zidane dilego dan masuk daftar jual. Bagi tim-tim yang tidak masuk kategori tajir, apa yang dilakukan Madrid bak cuci gudang toko penjual barang-barang branded. Maklum saja, Madrid punya selera tinggi, sehingga pemain yang dijualnya juga bukan kaleng-kaleng. Hasilnya, Madrid juga lumayan mendapat uang sebesar 115 juta euro dari menjual pemain, meski masih jauh dari modal belanja mereka.

Apakah langkah Madrid di bursa transfer musim panas ini, sudah menghidupkan harapan bakal banyak trofi dibawa pulang kembali ke Santiago Bernabeu? sepertinya belum.

Tenggok saja hasil pramusim lalu. Dalam pertandingan pramusim, Madrid gagal menang dari tim-tim yang bakal menjadi pesaing mereka di La Liga Spanyol dan Liga Champions. Madrid kalah dari Bayern Muenchen dan Tottenham, dua klub yang bisa mereka temui di kompetisi Liga Champions musim lalu. Bahkan, Madrid juga kalah telak dari Atletico Madrid, klub rival sekota sekaligus calon pesaing kuat trofi La Liga musim depan.

Hasil uji coba, setidaknya menunjukan dua masalah utama di skuat Madrid saat ini. Masih ompong untuk membobol gawang lawan dan rapuhnya lini belakang mereka kala melawan tim yang punya materi hampir seimbang. Penggawa anyar si putih, Eden Hazard, Ferland Mendy, Luka Jovic, Rodrygo Goes dan Eder Militao belum mampu menampilkan pemainan yang membuat fans Madrid tenang menghadapi musim depan.

Entahlah, mungkin kepergian Cristiano Ronaldo meninggalkan lubang yang cukup dalam sehingga belum bisa ditutupi oleh pemain Madrid lainnya. Namun, Zidane harus berpikir cepat, jika tidak bisa menutup lubang, sebaiknya pelatih asal Prancis itu memikirkan strategi lain yang bisa dimaksimalkan bintang-bintang Madrid yang ada.

Zidane juga harus mulai melupakan bisa mendapatkan jasa Pogba atau Neymar yang menjadi incarannya. Sebab, sudah bisa dipastikan los Blancos akan memulai musim tanpa dua pemain tersebut. Zidane mungkin harus ikhlas menyimpan rencana memboyong Pogba atau Neymar hingga bursa transfer musim dingin.

Selain melupakan mimpi memboyong bintang Manchester United, Paul Pogba, Zidane nampaknya juga harus menurunkan gengsinya untuk memainkan bintang yang sudah bakal dibuang. Bintang tersebut adalah Gareth Bale dan James Rodriguez. Seperti diketahui, hubungan Bale dan Zidane memang 'dingin' sejak dirinya kembali menanggani Madrid. Namun, kini mau tak mau Zidane nampaknya harus melepaskan gengsinya memainkan Bale.

Harus diakui, Bale sebenarnya bukan pemain berkualitas rendah. Di pramusim ini, Bale sempat menunjukan penampilan apik. Jelang musim bergulir, asal tidak gengsi, Zidane bisa memanfaatkan kualitas Bale. Jika dipercaya dan dianggap menjadi bagian penting dari tim, Bale kemungkinan besar bisa membalas perlakuan itu dengan menampilkan permainan yang bisa membantu Madrid. Terlebih, dengan masalah cedera yang menimpa pemain-pemain Madrid, seperti Hazard yang dikabarkan tak bisa membela madrid di pertandingan perdana. Pemain kedua yang bisa dimanfaatkan adalah James Rodriguez. Pemain ini sebenarnya mempunyai kualitas mumpuni, buktinya beberapa klub elit di Italia, Jerman dan Inggris berharap bisa mendapatkan jasa pemain ini.

La Liga Spanyol akan resmi dimulai besok. Dan Zidane bersama Madrid menjadi salah satu yang paling bakal mendapat sorotan. Melihat kedalaman skuat Barcelona dan penampilan apik Atletico Madrid di pramusim ini, menarik ditunggu sejauh mana Madrid bakal bersaing dengan kedua rival berat mereka.

Liga Spanyol sudah kembali bergulir, Real Madrid menghadapi tantangan perdana di stadion Balaidos, melawan Celta Vigo pada Sabtu (17/8/2019) besok. Los Blancos tak punya pilihan selain tampil perkasa. Jangankan kalah, imbang atau menang dengan susah payah pun akan menjadi sorotan negatif bagi tim dengan belaja terboros di Spanyol.

*) Penulis adalah jurnalis republika.co.id

 

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA