Saturday, 7 Syawwal 1441 / 30 May 2020

Saturday, 7 Syawwal 1441 / 30 May 2020

Bantuan Air Bersih BMH Ringankan Beban Hidup Warga Rejosari

Kamis 15 Aug 2019 20:18 WIB

Red: Irwan Kelana

Laznas BMH menyalurkan air bersih kepada warga Rejosari.

Laznas BMH menyalurkan air bersih kepada warga Rejosari.

Foto: Dok BMH
Bantuan air bersih itu akan berkesinambungan selama warga krisis air bersih.

REPUBLIKA.CO.ID, GROBOGAN -- Setiap musim kemarau tiba, masyarakat) di Desa Ngampilan, RT  4, 5 dan 6 RW  04, Rejosari, Grobogan, Jawa Tengah,  selalu mengalami kekeringan. Hal tersebut membuat masyarakat yang terdiri dari 300 kepala keluarga (KK)  kesulitan mendapatkan air bersih.

Kondisi demikian menjadi beban tambahan bagi keluarga yang hidup pas-pasan, karena ada belanja rutin yang harus dilakukan, yakni membeli air bersih.

“Jika memang tidak bisa lagi membeli, ya harus jalan kaki lebih jauh untuk mencari sumber air atau terpaksa memakai air yang sudah tidak layak untuk dikonsumsi,” terang Kepala Divisi Program dan Pemberdayaan  Baitul Maal Hidayatullah (BMH) Perwakilan Jawa Tengah, Yusron Yauma,  Rabu  (14/8).

Kondisi tersebut menjadikan BMH Perwakilan Jawa Tengah Gerai Grobogan terpanggil untuk membantu mereka. Caranya dengan menyalurkan air bersih guna memenuhi kebutuhan mereka.

photo
Warga Rejosari antre untuk mendapatkan bantuan air bersih dari Laznas BMH.

“Bantuan air sebanyak 6 tangki atau sekitar 36.000 liter itu, Alhamdulillah sedikit bisa membuat warga lega dan bisa berbagi sekitar 300 KK,” imbuh Yusron melalui rilis yang diterima Republika.co.id, Kamis (15/8).

Sunarto, selaku Ketua RT  4, menyampaikan apresiasi atas inisiatif BMH dalam membantu warganya yang kekurangan, khususnya air bersih. “Kami atas nama warga mengucapkan terima kasih atas bantuan air bersih dari BMH. Semoga seluruh pihak yang bersama dengan BMH, utamanya  para donatur,  mendapatkan keberkahan dari Allah,” ungkapnya.

Kepala BMH Gerai Grobogan, Muhammad Muslim menambahkan,  bantuan ini akan berkesinambungan selama warga masih mengalami krisis air bersih. ‘’Insya Allah ini tahap pertama dan akan berlangsung secara merata. Jika hari ini di Rejosari, insya Allah besok akan disalurkan kembali air bersih ke Desa Genengsari, Kecamatan Toroh. Rencananya sebanyak 25 tangki akan kami distribusikan,” tutur Muslim.

 

 

 

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA