Saturday, 26 Zulqaidah 1443 / 25 June 2022

Jamaah Muslimin-AWG Protes Serangan Israel Saat Idul Adha

Rabu 14 Aug 2019 18:07 WIB

Rep: Mursalin Yasland/ Red: Nashih Nashrullah

Warga yang tergabung dalam Jamaah Muslim Hizbullah Bela Palestina berunjuk rasa di Tugu Adi Pura Bandar Lampung, Lampung, Rabu (14/8/2019).

Warga yang tergabung dalam Jamaah Muslim Hizbullah Bela Palestina berunjuk rasa di Tugu Adi Pura Bandar Lampung, Lampung, Rabu (14/8/2019).

Foto: Antara/Ardiansyah
Jamaah Muslimin mengecam kebiadaban Israel.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDAR LAMPUNG – Sejumlah aktivis Jamaah Muslimin (Hizbullah) dan Aqsa Working Group (AWG) Lampung menggelar aksi membela al-Aqsha di Bundaran Tugu Adipura, Kota Bandar Lampung, Rabu (14/8). 

Mereka mengecam aksi warga dan tentara Israel melakukan penyerangan terhadap rakyat Palestina yang sedang Shalat Idul Adha pada Ahad (11/8) lalu. 

Baca Juga

Aksi Hizbullah dan AWG mengambil titik kumpul di depan Masjid Taqwa Jalan Kotaraja Bandar Lampung. Bakda shalat Zhuhur jamaah berseragam putih-putih beserta jamaah wanitanya bergerak melakukan long march di Jalan Raden Intan menuju Bundaran Tugu Adipura, pusat Kota Bandar Lampung  

Sepanjang jalan secara bergantian mereka berorasi mengecam tindakan zionis Israel yang melakukan penyerangan dan penembakan kepada rakyat Palestina yang sedang menggelar shalat Idul Adha. Dalam agresi Israel tersebut, puluhan warga Palestina yang tidak bersalah menjadi korban luka-luka.  

Ketua Syubban (Pemuda) Hizbullah Lampung, Waliyulloh, mengatakan aksi zionis Israel kepada rakyat Palestina pada saat menyelenggarakan shalat Idul Adha, hari raya umat Islam pada hari itu, adalah tindakan yang tidak dapat dibenarkan. 

Umat Islam mengecam tindakan tentara Israel yang merusak kekhidmatan umat Islam menggelar hari raya. “Kita harus lindungi saudara kita sesama Muslim di Palestina khsususnya Masjid al-Aqsha sebagai tempat kiblat pertama umat Islam,” kata Waliyulloh. 

Dia mengatakan upaya untuk membebaskan rakyat Palestina menggelar ibadah di Masjid al-Aqsha terus digaungkan kapan dan di manapun. Masjid al-Aqsha harus tetap kembali kepada pangkuan kaum Muslimin.  

Menurut dia, semua elemen termasuk LSM baik nasional maupun internasional bersatu melakukan gerakan dan tindakan yang dapat membebaskan Masjid al-Aqsha dari kunkungan tentara zionis Israel.

Ketua AWG Lampung Rustam Effendy mengajak semua pihak terutama umat Islam untuk bersatu melawan tindakan kesewenang-wenang tentara zionis Israel terhadap rakyat Palestina dan jamaah Masjid al-Aqsha. Menurut dia, persatuan umat Islam sedunia dapat membebaskan Masjid Al-Aqsha dari tindakan dan kungkungan zionis Israel.  

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA