Sunday, 17 Zulhijjah 1440 / 18 August 2019

Sunday, 17 Zulhijjah 1440 / 18 August 2019

PLN dan ESDM Beri Sambungan Listrik Gratis untuk Warga NTT

Rabu 14 Aug 2019 14:58 WIB

Rep: Rizky Suryarandika/ Red: Dwi Murdaningsih

Jajaran petinggi Kementerian ESDM dan PLN usai pemasangan instalasi listrik di Desa Sonraen, Kecamatan Amarasi Selatan, kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur pada Rabu, (14/8).

Jajaran petinggi Kementerian ESDM dan PLN usai pemasangan instalasi listrik di Desa Sonraen, Kecamatan Amarasi Selatan, kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur pada Rabu, (14/8).

Foto: Republika/Rizky Suryarandika
PLN terus menggenjot rasio elektrifikasi di NTT.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Perusahaan Listrik Negara (PLN) terus menggenjot rasio elektrifikasi (RE) di Nusa Tenggara Timur. Berdasarkan perhitungan, rasio RE hingga September ditarget mencapai 82,82 persen.

Baca Juga

General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah NTT Ignatius Rendroyoko menyampaikan target RE di NTT terus digenjot hingga akhir tahun ini guna mengejar RE nasional.

"Sampai dengan akhir tahun ini kami optimis bisa mencapai target rasio elektrifikasi 90,07 persen di NTT. Ini demi membangun kesejahteraan warga sekaligus membangun ekonominya," ucapnya.

Khusus pada Agustus, target pemasangan instalasi listrik pada 1.250 rumah tangga se-NTT. Anggarannya berasal dari sumbangan kolektif ASN Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.

Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Rida Mulyana mengatakan kali ini sambungan listrik gratis bersumber dari sumbangan Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian ESDM. Total ada sebanyak 2.500 RT. Rinciannya, 1.250 rumah tangga di NTT dan 1.250 RT di NTB.

"Yang dilakukan di NTT ini merupakan bentuk kepedulian dari Kementerian ESDM yang meminta para pegawai untuk menyisihkan penghasilan guna berbagi kepada sodara yg belum bisa menikmati listrik dengan pembiayaan sambungan listrik gratis" kata dia.

Sebaran wilayah NTT yang menerima bantuan sambungam gratis meliputi Kabupaten Kupang 297 rumah, Kabupaten Alor 70 rumah, Kabupaten Sikka 412 rumah, Kabupaten Flores Timur 19 rumah, Kabupaten Lembata 202 rumah yang direncanakan selesai pada 16 Agustus 2019. Selain itu tambahan 250 rumah di Sumba akan dilakukan di Akhir Bulan Agustus.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA