Saturday, 5 Rajab 1441 / 29 February 2020

Saturday, 5 Rajab 1441 / 29 February 2020

Trump Sebut Korut Siap Berbicara Kembali Soal Nuklir

Sabtu 10 Aug 2019 21:58 WIB

Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-un dan Presiden AS Donald Trump bertemu di Panmunjong di Zona Demiliterisasi, Ahad (30/6).

Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-un dan Presiden AS Donald Trump bertemu di Panmunjong di Zona Demiliterisasi, Ahad (30/6).

Foto: Korean Central News Agency/Korea News Service via AP
Trump mengaku mendapat pesan dari Kim Jong Un soal program nuklir

REPUBLIKA.CO.ID, SEOUL -- Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan Kim Jong Un menyebut bersedia memulai kembali pembicaraan mengenai program nuklir dan peluru kendali. Korea Utara, tutur Trump, siap berbicara segera setelah pelatihan militer AS-Korea Selatan berakhir.

Sebelumnya, Korea Selatan melaporkan Korea Utara menembakkan apa yang tampak sebagai dua misil jarak pendek. Hal ini diyakini sebagai suatu "unjuk kekuatan" terhadap pelatihan militer tersebut.

Peluncuran-peluncuran rudal sangat dimungkinkan sementara militer Korea Utara menyelenggarakan latihan musim panasnya sendiri, kata para kepala staf gabungan Korea Selatan dalam satu pernyataan. Peluncuran tersebut terjadi beberapa jam setelah Trump mengatakan ia telah menerima sepucuk "surat yang sangat indah" dari Kim.

Trump mengatakan di Twitter pada Sabtu (10/8) bahwa Kim mengeluhkan pelatihan-pelatihan "yang mahal dan konyol" dan ingin bertemu dan mulai negosiasi-negosiasi segera setelah latihan bersama itu berakhir.

Korea Utara telah menembakkan serangkaian misil dan roket sejak Kim dan Trump sepakat pada pertemuan 30 Juni untuk menghidupkan kembali pembicaraan pemusnahan senjata nuklir yang mengalami jalan buntu.

Seorang pejabat AS mengatakan sedikitnya sebuah proyektil diluncurkan dan tampaknya serupa dengan peluru-peluru kendali jarak pendek sebelumnya yang ditembakkan oleh Pyongyang.

Dua misil terbang sekitar 400 km pada ketinggian sekitar 48 km, menurut militer Korea Selatan.

sumber : Antara/Reuters
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA