Sunday, 17 Zulhijjah 1440 / 18 August 2019

Sunday, 17 Zulhijjah 1440 / 18 August 2019

UNS Lantik 8.639 Mahasiswa Baru

Selasa 13 Aug 2019 14:58 WIB

Rep: binti sholikah/ Red: Ani Nursalikah

Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo melantik 8.615 mahasiswa baru angkatan 2019 di halaman Gedung Rektorat dr Prakosa UNS, Selasa (13/8).

Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo melantik 8.615 mahasiswa baru angkatan 2019 di halaman Gedung Rektorat dr Prakosa UNS, Selasa (13/8).

Foto: dok. UNS
Mahasiswa baru diminta siap menjadi warga global yang bisa bersaing.

REPUBLIKA.CO.ID, SOLO -- Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo Jamal Wiwoho melantik 8.639 calon mahasiswa baru angkatan 2019 di halaman Gedung Rektorat Prakosa UNS, Selasa (13/8). Mereka terdiri dari 6.743 mahasiswa program sarjana dan 1.872 mahasiswa program diploma.

Baca Juga

Upacara pelantikan tersebut merupakan agenda pertama dari kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) UNS yang dilaksanakan pada Selasa-Ahad (13-18/8). Para mahasiswa baru mengenakan jaket almamater UNS yang berwarna biru telur asin.

Dalam sambutannya, Rektor UNS mengucapkan selamat datang kepada para mahasiswa baru di kampus hijau UNS. Para mahasiswa baru diminta siap menjadi warga global yang bisa bersaing di kancah internasional.

Jamal menuturkan mahasiswa merupakan sumber daya unggul bagi bangsa Indonesia. "Kampus melihat kalian sebagai sumber daya unggul yang siap menciptakan beragam inovasi bagi kemajuan Indonesia. Maka Inilah kehidupan baru kalian dengan jangan berhenti belajar, menulis, dan ajarkan pada orang lain," ujar Jamal kepada ribuan mahasiswa.

photo

Menteri Pertahanan RI Ryamizard Ryacudu memberikan kuliah umum berjudul Bela Negara sebagai Penangkal Radikalisme di Kampus kepada 8.615 mahasiswa baru Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo di halaman Gedung Rektorat UNS, Selasa (13/8).

Dia juga meminta mahasiswa baru untuk menjaga nama baik UNS. Saat ini, UNS masuk dalam 1.619 World Class University dan menempati peringkat keenam nasional versi Webomatrics.

Seusai upacara pelantikan, mahasiswa mengikuti kuliah umum dari Menteri Pertahanan RI Ryamizard Ryachudu dengan judul Bela Negara sebagai Penangkal Radikalisme di Kampus. Selanjutnya, mereka mengikuti kuliah umum telekonferensi oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) terkait terorisme. Dilanjutkan kuliah umum perwakilan Gubernur Lemhanas dan Dirjen Belmawa.

Secara terpisah, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNS, Kuncoro Diharjo, mengatakan, sesuai Surat Keputusan Rektortentang PKKMB 2019, pelaksanaan PKKMB jauh lebih singkat daripada tahun-tahun sebelumnya. Namun, isinya padat. "Dua hari pertama kami fokus memberikan motivasi nuansa kebangsaan, membangun kesatuan NKRI dan meletakkan pancasila sebagai dasar negara dengan narasumber tokoh-tokoh nasional," ujarnya.

Pada hari kedua PKKMB, para mahasiswa baru akan mengikuti kuliah umum kebijakan energi oleh Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar, Ketua Umum PBNU Said Aqil Siraj, dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Selanjutnya, pada 15-16 Agustus 2019 kegiatan fokus pengenalan mahasiswa baru pada fakultas, program studi dan organisasi mahasiswa. Kemudian, pada 17 Agustus 2019 para mahasiswa baru mengikuti upacara bendera memperingati Hari Kemerdekaan ke-74 Republik Indonesia. Dilanjutkan acara motivasi dari diaspora Indonesia yang sukses di luar negeri. Pada hari terakhir yakni 18 Agustus 2019 kegiatan berupa Student Vagansa.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA