Saturday, 23 Zulhijjah 1440 / 24 August 2019

Saturday, 23 Zulhijjah 1440 / 24 August 2019

Pesaing Gojek dan Grab Bakal Masuk Indonesia

Senin 12 Aug 2019 08:12 WIB

Rep: Imas Damayanti/ Red: Nidia Zuraya

Transportasi Daring (Online)

Transportasi Daring (Online)

Foto: Republika TV/Muhammad Rizki Triyana
Ada beberapa penyedia layanan transportasi online asing yang akan masuk Indonesia

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Masuknya beberapa aplikator transportasi online ke Indonesia dikabarkan telah beroperasi. Menanggapi hal ini, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) buka suara.

Baca Juga

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan belum mengetahui informasi detail mengenai hal tersebut. Kendati demikian pihaknua mengaku bakal terbuka kepada aplikator baru yang menjajal peruntungan di sektor transportasi di Indonesia.

"Sebagaimana halnya industri lain, kita ini terbuka. (Kita) membuka semua kesempatan kepada semua pihak," kata Budi akhir pekan kemarin.

Dia menekankan kepada pemain baru di bidang aplikasi transportasi untuk taat pada azas keselamatan dan mengikuti ketentuan yang berlaku di Indonesia.

Sebelumnya diketahui, Direktur Angkutan Jalan dan Multimoda Kemenhub Ahmad Yani menjelaskan, ada beberapa penyedia layanan transportasi online dari luar negeri yang masuk Indonesia, yakni Maxim dari Rusia dan Bitcar dari Malaysia.

Dia mengungkapkan, selain kedua layanan tersebut ada beberapa aplikasi lain yang sudah mengajukan diri dan saat ini masih di bawah kewenangan Kementerian Kominfo. Menurutnya, aplikasi asal negara manapun bisa masuk ke Indonesia asalkan memenuhi aturan yang dibuat oleh pemerintah.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA