Friday, 19 Rabiul Akhir 1442 / 04 December 2020

Friday, 19 Rabiul Akhir 1442 / 04 December 2020

Khutbah Idul Adha Medan: Pelajari Ilmu Akhirat

Ahad 11 Aug 2019 19:33 WIB

Red: Nashih Nashrullah

Ilustrasi kurban, Idul Adha

Ilustrasi kurban, Idul Adha

Foto: Republika /mgrol101
Mempelajari ilmu akhirat bagian menyelamatkan diri dair api neraka.

REPUBLIKA.CO.ID, MEDAN— Khatib shalat Idul Adha di Lapangan Merdeka Medan, M yukri Albani Nasution, mengatakan Idul Adha dapat dijadikan pelajaran dalam kehidupan keluarga, dan merenung sejenak betapa banyak makna, serta hikmah di dalamnya. 

"Dengan hati yang ikhlas, penuh tawadu mari kita gunakan kesempatan ini untuk meningkatkan kualitas iman dan takwa," kata Syukri, dalam ceramahnya pada shalat Idul Adha 1440 H/2019 M, di Medan, Ahad (11/8). 

Hendaknya, menurut dia, terus berusaha meningkatkan nilai-nilai keimanan dan ketakwaan. Banyak belajar menggali ilmu pengetahuan, khususnya ilmu-ilmu akhirat.

Baca Juga

"Ada pepatah mengatakan semakin dekat kita kepada sumber mata air, semakin murni air yang kita minum," ujarnya.

Dia mengatakan, pada 9 Zulhijjah, jutaan jamaah haji dari belahan dunia, termasuk Indonesia. Bahkan ada pula saudara, tetangga hadir di sana, memenuhi panggilan Allah SWT. 

Mereka hadir di Padang Arafah untuk menunaikan ibadah wukuf, sebagai puncak ibadah haji.Mereka mengenakan pakaian ihram.Mereka berkumpul di satu titik yakni Padang Arafah.

"Tanpa membedakan pangkat, jabatan, suku, bangsa, bahasa dan warna kulit. Jutaan jamaah haji sujud dan bersimpuh di Arafah, sujud di depan Baitullah. Mereka beristighfar, berdoa memohon ampun kepada Allah," ucap Sekretaris Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Medan.

Syukri menyebutkan kalimat talbiyah membahana, sahut-sahutan. Mereka ucapkan dengan penuh ikhlas dan curahan air mata. Ingat kedua orang tuanya yang telah tiada.Ingat keluarga yang ditinggal di tanah air. Ingat betapa banyaknya tumpukan -tumpukan dosa dan ingat bayangan-bayangan yaumil mahsyar (hari kebangkitan).

Arafah menjadi lautan manusia. Padang Arafah banjir air mata oleh jutaan umat manusia. "Tujuan mereka pun satu, yaitu mengharap ridha Allah SWT dan menjadi haji yang mabrur," kata Wakil Dekan III Fakultas Syari'ah dan Hukum Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU).

Imam pada shalat Idul Adha di Lapangan Merdeka Medan, Fikri Munawwar (Qori Sumatra Utara).

Hadir pada Shalat Idul Adha, Gubernur Sumatra Utara H Edy Rahmayadi, Wali kota Medan HT.Dzulmi Eldin, dan Wakil Wali kota Medan Akhyar Nasution.

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA