Friday, 27 Zulhijjah 1442 / 06 August 2021

Friday, 27 Zulhijjah 1442 / 06 August 2021

Alicia Keys Jadi Pembicara dalam Acara Motivasi di Dubai

Sabtu 10 Aug 2019 12:10 WIB

Rep: Puti Almas/ Red: Reiny Dwinanda

Penyanyi Alicia Keys saat menjadi pembawa acara Grammy Awards ke-61 di Los Angeles, Ahad (10/2).

Penyanyi Alicia Keys saat menjadi pembawa acara Grammy Awards ke-61 di Los Angeles, Ahad (10/2).

Foto: Matt Sayles/Invision/AP
Ini menjadi pengalaman pertama Alicia Keys jadi motivator.

REPUBLIKA.CO.ID, DUBAI -- Penyanyi dan penulis lagu asal Amerika Serikat (AS) Alicia Keys akan tampil menjadi pembicara dalam acara "Achieve The Unimaginable" pada 3 September mendatang di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA). Ia akan menyampaikan empowering talk bersama dengan motivator Tony Robbins. 

Keys untuk pertama kalinya menjadi pembicara dalam acara motivasi. Tak hanya itu, dalam acara Achieve The Unimaginable, salah satu pemenang Grammy Award ini akan bernyanyi sebagai bagian dari penampilan khususnya. 

Harga tiket untuk acara yang tepatnya akan diselenggarakan di Coca-Cola Arena Dubai itu adalah mulai dari 272 dolar AS hingga 5.444 dolar AS untuk tiket VIP. Selain Keys dan Robbins, akan ada Richard William, penyanyi hip hop yang menjadi pembuat film bergabung sebagai salah satu pengisi Achieve the Unimaginable. 

Selain akan menjadi pembicara dalam acara motivasi, Keys juga berncana merilis otobiografinya yang baru More Myself pada 31 Maret 2020 melalui penerbitan Oprah Winfrey. Sementara itu, Robbins yang menjadi pengisi acara utama adalah seorang motivator yang populer di dunia. 

Namun, pada Mei lalu, Robbins telah terlibat dalam sebuah kasus hukum. Ia dituduh melakukan pelecehan seksual terhadap mantan penggemar dan seorang staf. 

Klaim tersebut didasarkan pada penyelidikan selama setahun oleh Buzzfeed News, mencakup rekaman yang bocor, dokumen internal dan lusinan wawancara di mana Robbins diduga memarahi korban pelecehan dan melakukan tindakan yang tidak pantas terhadap mantan penggemar dan seorang staf perempuan dalam timnya, pada 1990-an dan awal 2000-an.

Robbins telah membantah tuduhan dalam surat terbuka, di mana ia menuduh Buzzfeed secara sengaja menargetkan dia. Ia mengatakan bahwa telah ada niat untuk meremehkan dia secara pribadi.

 

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA