Monday, 13 Sya'ban 1441 / 06 April 2020

Monday, 13 Sya'ban 1441 / 06 April 2020

Nilmaizar Akui Kelemahan Persela Antisipasi Bola Mati Persib

Jumat 09 Aug 2019 00:20 WIB

Rep: Hartifiany Praisra/ Red: Israr Itah

Pemain kesebelasan Persib Bandung Abdul Aziz Lutfi Akbar (kiri) berusaha merebut bola dari kaki pemain Persela Rafael Gomes de Oliviera, dalam pertandingan Liga 1 2019 di Stadion Surajaya Lamongan, Jawa Timur, Kamis (8/8/2019) malam.

Pemain kesebelasan Persib Bandung Abdul Aziz Lutfi Akbar (kiri) berusaha merebut bola dari kaki pemain Persela Rafael Gomes de Oliviera, dalam pertandingan Liga 1 2019 di Stadion Surajaya Lamongan, Jawa Timur, Kamis (8/8/2019) malam.

Foto: Antara/Syaiful Arif
Persela tetap berada di posisi 15 klasemen sementara Liga 1 dengan raihan 11 poin.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Persela Lamongan tak mampu menjinakkan Persib Bandung pada laga pekan ke-13 Liga 1 2019. Persela ditahan imbang Persib 2-2 pada laga di Stadion Surajaya, Lamongan, Kamis (8/8) malam. Atas hasil ini, Persela tetap berada di posisi 15 klasemen sementara Liga 1 dengan raihan 11 poin.

Baca Juga

Pelatih Persela Nilmaizar tetap mengapresiasi kerja keras pemainnya. Menurutnya, evaluasi bagi Persela ada pada kelemahan mengantisipasi bola mati Persib yang berbuah dua gol.

"Nanti kami evaluasi dengan pelatih lain masalah (kebobolan) set piece. Masalah lain kami coba perbaiki, banyak tadi peluang yang harusnya gol tapi tidak terjadi gol. Mudah-mudahan ke depannya bisa lebih bagus lagi," kata Nilmaizar usai laga.

Persela membuka gol pertama dari sundulan Alex Goncalves pada menit ke-13. Selang satu menit, Persib berhasil menyamakan kedudukan dari cara yang sama. Esteban Vizcarra tak terkawal saat menerima umpan sepak pojok Febri Hariyadi. 

Gol cepat tersebut diakui Nilmaizar mengganggu konsentrasi pemain. Apalagi, Persib kemudian berbalik unggul pada menit ke-21 saat Achmad Jufriyanto menjebol gawang Persela, kembali melalui umpan tendangan sudut Febri. 

"Ya, tadi kan kita lihat videonya memang itu kesalahan individu, tak ada yang jaga Vizcarra. Kedua, Eki kaget dengan Jufriyanto, lalu bola kena tangannya Eki. Seharusnya gol itu tidak terjadi. Satu menit sudah gol lagi jadi kami keluar energi," kata Nilmaizar.

Goncalves menyamakan skor pada menit ke-60 memaksimalkan kelemahan transisi bertahan Persib. Sayangnya, Goncalves tidak mampu menambah pundi gol untuk bisa membawa Persela mengungguli Persib.

Menurut Nilmaizar, para pemainnya harus bisa membedakan mana saatnya memperhatikan bola menuju gawang dan serta fokus terhadap posisi lawan. Jangan sampai karena memperhatikan bola, lawan bisa bergerak memanfaatkan kelengahan.

"Pelajaran bagi kami, membaca permainannya harus dilatih lagi agar tahu mana gawang, mana lawan. Itu yang harus kami perbaiki sebelum dua laga tandang," katanya.

Usai menjamu Persib, Persela akan melakoni dua laga tandang. Laskar Joko Tingkir akan menghadapi PSS Sleman dan Semen Padang.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA