Wednesday, 27 Jumadil Awwal 1441 / 22 January 2020

Wednesday, 27 Jumadil Awwal 1441 / 22 January 2020

India Desak Dunia Bantu Bangladesh Terkait Rohingya

Ahad 04 Aug 2019 21:40 WIB

Rep: Umar Mukhtar/ Red: Gita Amanda

Pegungsi Rohingya menjual sayuran kamp pengungsi Kutupalong, Bangladesh,

Pegungsi Rohingya menjual sayuran kamp pengungsi Kutupalong, Bangladesh,

Foto: Altaf Qadri/AP
India juga memuji kemurahan hati Bangladesh terhadap orang-orang terlantar.

REPUBLIKA.CO.ID, NEW DELHI -- India mendesak komunitas dunia untuk membantu Bangladesh menangani masuknya para pengungsi Rohingya dari Myanmar dalam jumlah besar. India juga mengakui adanya beban kemanusiaan yang berdampak pada perekonomian dan masyarakat Bangladesh.

Hal itu disampaikan India dalam pertemuan negara-negara pada Security Outlook 2019 dari Forum Regional Asosiasi Negara-Negara Asia Tenggara (ASEAN) yang diadakan pada Jumat lalu. Dalam laporan tersebut, India juga memuji kemurahan hati Bangladesh terhadap orang-orang terlantar.

"India sangat sadar akan adanya implikasi kemanusiaan dan keamanan sebagai dampak dari pemindahan hampir satu juta orang (Rohingya) dari negara bagian Rakhine di Myanmar ke Bangladesh," demikian laporan tersebut dilansir dari laman Yenisafak, Ahad (4/8).

India juga mengakui adanya beban ekonomi yang ditimbulkan akibat krisis Rohingya ini terhadap masyarakat dan ekonomi Bangladesh. Stabilitas Myanmar yang berbatasan dengan timur laut India, sangat penting untuk keamanan regional.

India telah memberikan bantuan kepada Myanmar untuk memfasilitasi kembalinya Rohingya ke negara bagian Rakhine Myanmar, tempat asal mereka.

Thailand, sebagai ketua ASEAN, menjadi tuan rumah pada Forum Regional ASEAN tahun ini dengan partisipasi para menteri luar negeri dari 26 negara dan perwakilan dari Uni Eropa, AS, Inggris, Jepang, Cina, dan India.

Menyikapi acara tersebut, Menteri Luar Negeri Bangladesh, A K Abdul Momen, meminta dukungan dan kerja sama dari komunitas dunia untuk melaksanakan pemulangan Rohingya ke Myanmar secara aman.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA