Wednesday, 27 Jumadil Awwal 1441 / 22 January 2020

Wednesday, 27 Jumadil Awwal 1441 / 22 January 2020

Pemadaman Listrik PLN Berdampak pada Jaringan Telkom

Ahad 04 Aug 2019 14:53 WIB

Rep: Muhammad Nursyamsyi/ Red: Andri Saubani

KRL Mogok akibat gangguan Listrik Aliran Atas (LAA) di Stasiun Duren Kalibata, Jakarta, Ahad (4/8). Petugas mengimbau penumpang tidak merokok di area stasiun

KRL Mogok akibat gangguan Listrik Aliran Atas (LAA) di Stasiun Duren Kalibata, Jakarta, Ahad (4/8). Petugas mengimbau penumpang tidak merokok di area stasiun

Foto: Republika/Santi Sopia
Pemadaman listrik oleh PLN hari ini akibat gangguan transmisi Ungaran dan Pemalang.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Vice President Corporate Communication Telkom Arif Prabowo mengatakan, saat ini sedang terjadi padamnya aliran listrik dari PLN ke sejumlah perangkat layanan telekomunikasi milik Telkom di wilayah Jakarta, Banten, Jawa Barat dan sekitarnya. Pemadaman listrik siang ini terjadi di Jabodetabek, sebagian Jawa Barat, dan sebagian Jawa Tengah.

"Padamnya aliran listrik teridentifikasi hari ini mulai sekitar pukul 11.50 WIB," ujar Arif di Jakarta, Ahad (4/8).

Arif menyampaikan, Telkom berupaya menjaga kualitas layanan melalui back up sistem catuan listrik ke seluruh perangkat telekomunikasi. "Telkom terus melakukan inventarisir terhadap dampak gangguan dan berkoordinasi dengan pihak PLN untuk tetap menjaga kualitas layanan," kata Arif menambahkan.

Sementara itu, Vice President Corporate Communications Telkomsel Denny Abidin mengatakan Telkomsel masih melakukan inventarisir akibat terjadinya gangguan pasokan listrik dari PLN di wilayah Jakarta, Banten, Jawa Barat dan sekitarnya. "Kondisi jaringan Telkomsel, hingga saat ini kami masih menginventarisir jumlah perangkat jaringan yang terkena dampak penurunan kualitas akibat gangguan ini," ujar Denny di Jakarta, Ahad (4/8).

Denny menyampaikan Telkomsel akan memastikan back up power berfungsi secara maksimal. Menurut Denny, Telkomsel juga terus memantau perkembangan mengenai perangkat jaringan dan diharapkan berjalan normal.

"Kami akan terus melakukan monitor kondisi perangkat jaringan dan memastikan layanan tetap berjalan normal untuk menjaga kenyamanan pelanggan dalam berkomunikasi," kata Denny menambahkankan.

Executive Vice President Corporate Communication & CSR PLN I Made Suprateka mengatakan, pemadaman yang terjadi akibat gangguan pada sisi transmisi Ungaran dan Pemalang 500 kV. Gangguan ini, kata Made, mengakibatkan transfer energi dari timur ke barat mengalami kegagalan dan diikuti trip (gangguan) seluruh pembangkit di sisi tengah dan barat Jawa.

Baca Juga

"Gangguan ini mengakibatkan aliran listrik di Jabodetabek, sebagian Jawa Barat dan Jawa Tengah mengalami pemadaman," ujar Made di Jakarta, Ahad (4/8).

PLN, kata Made, meminta maaf atas pemadaman yang terjadi. PLN saat ini berupaya melakukan pernormalan

"Bahkan beberapa Gardu Induk sudah mulai berhasil dilakukan penyalaan," lanjut Made.

Made menambahkan, gangguan pada Transmisi SUTET 500 kV kuga mengakibatkan padamnya sejumlah area Jawa Barat. "Sekali lagi kami mohon maaf, kami berjanji akan melakukan dan mengerahkan upaya semaksimal mungkin untuk memperbaiki sistem agar listrik kembali normal. Pengaturan penormalan dilakukan dari UP2B untuk meminimalisir pemadaman," kata Made menambahkan.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA