Monday, 5 Jumadil Akhir 1442 / 18 January 2021

Monday, 5 Jumadil Akhir 1442 / 18 January 2021

Listrik Padam, Penumpang MRT Terjebak di Stasiun Bawah Tanah

Ahad 04 Aug 2019 13:06 WIB

Rep: Mimi Kartika/ Red: Nidia Zuraya

Sejumlah masyarakat menaiki kereta MRT (Mass Rapid Transit)  di stasiun Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Senin (13/5).

Sejumlah masyarakat menaiki kereta MRT (Mass Rapid Transit) di stasiun Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Senin (13/5).

Foto: Fakhri Hermansyah
Pasokan listrik dari PLN untuk pengoperasian MRT terhenti mulai pukul 11.50 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Listrik padam di wilayah Jabodetabek pada Ahad (4/8) siang mengakibatkan terganggunya operasional Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta. Tim Operation Control Center (OCC) MRT mendeteksi empat kereta ratangga terhenti di antara stasiun bawah tanah dan saat ini dalam proses evakuasi.

"Pintu Platform Screen Door (PSD) dibuka secara manual untuk proses evakuasi," ujar Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan PT MRT Jakarta Muhammad Kamaluddin dalam keterangan tertulis, Ahad (4/8).

Ia mengatakan, PT MRT Jakarta mendeteksi pasokan listrik dari PLN terhenti mulai pukul 11.50 WIB. Tim Operasi dan Pemeliharaan saat ini memastikan seluruh proses evakuasi berjalan dengan aman.

"Dua kereta sudah selesai proses evakuasi, dua kereta lagi sebentar lagi selesai proses evakuasi," kata Kamal.

Kamaluddin melanjutkan, cadangan pembangkit listrik atau backup genset berada di stasiun bukan di kereta. Pembangkit listrik cadangan itu untuk menjamin suplai udara lancar, lampu emergency dan sebagainya tetap menyala saat listrik padam.

"Informasi detail akan kami informasikan lebih lanjut. MRT Jakarta menempatkan aspek keamanan dan keselamatan sebagai prioritas utama kami," lanjut dia.


BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA