Friday, 21 Muharram 1444 / 19 August 2022

Respons Gempa, DMC Dompet Dhuafa Langsung ke Lolasi

Sabtu 03 Aug 2019 05:18 WIB

Red: Gita Amanda

Dompet Dhuafa

Dompet Dhuafa

DMC Dompet Dhuafa terus bergerak dan berkoordinasi dengan para relawan dan mitra.

REPUBLIKA.CO.ID, BANTEN --Tim Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa langsung melakukan survey terhadap wilayah terdampak gempa, yang terjadi pada Jumat (2/8) pada pukul 19.03 WIB. Pusat gempa terjadi di 7.54 LS, 104.58 BT, atau 147 km sebelah barat daya Sumur di Banten.

Baca Juga

Tim berkoordinasi dengan relawan, mitra serta pihak terkait untuk memberikan beberapa aksi respons, mereka melakukan secara paralel dan sinergi dengan banyaknya bantuan tebaran kebaikan. “Tim sebanyak empat personel sudah bergerak ke lokasi," ujar Ellin Akbar dari Dompet Dhuafa Banten, seperti dalam siaran persnya.

Gempa yang terjadi berada di kedalaman 10 kilometer (Km). Tim Dompet Dhuafa menurunkan 6 personel di antaranya 2 orang rescue dan 4 orang untuk assesment. Salah satu kondisi yang terpantau oleh tim Dompet Dhuafa ialah di Kampung Air Jeruk, Desa Ranca Pinang, Cimanggu, Pandeglang.

Disaster Managemet Center (DMC) Dompet Dhuafa terus berkoordinasi dengan relawan, mitra-mitra lokal dan Badan Pengawas Bencana Daerah (BPBD) di lokasi. Sehingga dapat dipetakan kebutuhan dan respon terbaik untuk para korban.

Hingga saat ini, DMC Dompet Dhuafa terus bergerak dan melakukan koordinasi dengan para relawan dan mitra-mitra lokal di Sumur, terkait dengan penanganan pasca bencana tersebut. Di Kampung Kopi, Kec.Sumur, Kab.Pandeglang sendiri juga serupa. Semua warga yang berada di pinggir pantai sudah mengungsi ke masjid di Kampung Kopi.Pemetaan kebutuhan juga menjadi agenda penting dari respon darurat bencana Gempa Bumi tersebut.

Aisyah selaku relawan Rumah Konseling Dompet Dhuafa Banten yang sedang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata di Kampung Air mengisahkan ia dan beberapa kawan sedang makan di posko KKN. Tiba-tiba ada gempa yang besar banget sampai genteng-genteng posko pada runtuh.

Lalu selang beberapa menit, setelah Sholat Isya berjamah, Aisyah dan teman-teman Dompet Dhuafa memutuskan untuk naik ke bukit. Menggunakan mobil bak.

"Alhamdulillah semua personel KKN sudah kumpul. Dan sekarang lagi di bukit. Rame banget. Dan nyaris semua warga ada di kampung ini. Sedangkan kampung dalam keadaan kosong dan mati lampu,” ujar Aisyah.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA