Friday, 27 Jumadil Akhir 1441 / 21 February 2020

Friday, 27 Jumadil Akhir 1441 / 21 February 2020

Rencana Barter Dybala-Lukaku

Kamis 01 Aug 2019 05:31 WIB

Rep: Frederikus Bata/ Red: Citra Listya Rini

Paulo Dybala

Paulo Dybala

Foto: EPA/ALESSANDRO DI MARCO
Dybala mulai melunak untuk berpindah klub.

REPUBLIKA.CO.ID, TURIN    Rumor pertukaran penyerang Juventus, Paulo Dybala dengan striker Manchester United, Romelu Lukaku semakin santer terdengar. Perwakilan Dybala dikabarkan telah berada di London, bertemu kubu Iblis Merah.

Harga Dybala berada pada kisaran 100 juta euro, sedangkan Lukaku sekitar 85 juta euro. Artinya, Manchester United bisa memberikan 15 juta euro kepada Bianconeri agar menyeimbangkan barter tersebut.

Menurut laporan Tuttomercato, La Joya sangat kecewa berkaitan dengan situasi ini. Ia ingin bertahan di Juventus. Pesepak bola asal Argentina itu bertekad memperjuangkan tempatnya di bawah asuhan Maurizio Sarri.

"Ia bisa saja tidak kembali ke Turin, dan langsung terbang ke Inggris untuk berlatih bersama pemain Manchester United," demikian laporan yang dikutip dari Football Italia, Rabu (31/7).

Dybala juga dikaitkan dengan klub kaya Prancis, Paris Saint-Germain (PSG), dan klub Inggris lainnya, Tottenham Hotspur. Kubu Spurs bahkan dibarkan telah mengajukan proposal penawaran. Namun, manajemen the Lilywhites tak menyanggupi besaran dana yang diminta si Nyonya Tua.

Sebelumnya, Wakil Presiden Juventus, Pavel Nedved angkat bicara. Ia enggan memastikan sesuatu. Namun, pihaknya tidak menutup diri dari berbagai kemungkinan perihal eks jagoan Palermo itu.

"Ada beberapa tawaran dan ketertarikan (terhadap Dybala). Kami menunggu langkah nyata, dan kemudian memutuskan dengan tenang," ujar Nedved.

Dybala mulai melunak. Ia menunggu hasil negosiasi antara agennya dengan pihak Iblis Merah. Jika merapat ke Manchester United, La Joya bakal kembali bersatu dengan Paul Pogba.

Sebelumnya, mereka pernah bertandem di Juventus beberapa tahun lalu. Dybala mengalami situasi kurang ideal di Juventus. Terutama dalam setahun terakhir.

Sepanjang musim 2018/2019, ia hanya mencetak 10 gol. Padahal Dybala membela Bianconeri dalam 42 laga di berbagai kompetisi. Jauh dibandingkan dengan catatan musim sebelumnya.

Pada kompetisi musim 2017/2018, armada La Albiceleste itu 26 kali membobol gawang lawan dalam 46 pertandingan. Kedatangan Cristiano Ronaldo dinilai memengaruhi penurunan performa Dybala. Khususnya dalam sisi produktivitas mencetak gol.

Contoh paling nyata dalam urusan menjadi algojo penalti dan tendangan bebas di luar kotak penalti. Sekarang, peran tersebut lebih didominasi Ronaldo. Sehingga mengurangi potensi Dybala untuk mengoyak gawang lawan dari bola mati.

La Joya bahkan kalah bersaing dengan Federico Bernardeschi. Ini dalam urusan mengusik pertahanan lawan dari sisi sayap. Musim lalu, pelatih Massimiliano Allegri lebih mempercayakan Bernardeschi bermain sejak awal di beberapa pertandingan penting.

Oleh karenanya mulai muncul rumor Dybala bakal keluar dari Juventus. Sebelumnya, yang bersangkutan terus membantah. Teranyar pesepak bola berusia 25 tahun itu mendekat ke Old Trafford.

Pelatih Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer diminta mengomentari hal ini. Solskajer tak ingin menambah panjang rumor yang beredar. "Saya di sini bukan untuk membicarakan spekulasi mengenai pemain dari tim lain," ujar Solskjaer dikutip dari Sky Sports.

Namun, ia tidak menampik kabar klubnya bakal mendatangkan pemain baru dalam 10 hari ke depan. Tepatnya sebelum Liga Primer Inggris musim 2019/2020 resmi bergulir.

Beralih ke Lukaku. Penyerang tim nasional Belgia itu sepertinya tinggal menunggu waktu untuk keluar dari United. Selama pramusim, Solskjaer tidak pernah menurunkan eks bomber Everton itu.

Semula, Lukaku lebih dikaitkan dengan Inter Milan. Namun, pihak Nerazzurri enggan menaikkan tawaran. Jadinya negosiasi antara kedua kubu mengalami kebuntuan.

Belakangan, penyerang berusia 26 tahun itu mendekat ke Turin. Ia dinilai cocok dengan skema bermain Sarri. Kehadiran Lukaku, bisa membuat Ronaldo kembali beroperasi sebagai penyerang sayap.

Semusim terakhir, Lukaku jarang mendapatkan kesempatan sebagai starter Manchester United. Keluar dari Old Trafford bisa menjadi solusi terbaik untuk semua pihak. Baru dua musim jebolan akademi Anderlecht itu membela Iblis Merah. Sejauh itu, ia tampil dalam 96 laga di berbagai ajang, dan mencetak 42 gol. 

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA