Thursday, 12 Rabiul Awwal 1442 / 29 October 2020

Thursday, 12 Rabiul Awwal 1442 / 29 October 2020

Pemprov DKI Antisipasi Penuhnya Bantargebang

Rabu 31 Jul 2019 15:37 WIB

Rep: Mimi Kartika/ Red: Esthi Maharani

Pemulung beraktivitas di area zona Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang, di Bekasi, Jawa Barat, Jumat (21/6/2019).

Pemulung beraktivitas di area zona Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang, di Bekasi, Jawa Barat, Jumat (21/6/2019).

Foto: Antara/Risky Andrianto
Bantargebang menampung sampah warga DKI sebanyak 7.400-8.000 ton setiap harinya

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang diperkirakan akan mencapai daya tampung maksimalnya pada 2021. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berupaya mengantisipasi hal itu dengan sejumlah cara.

"Antisipasi tetap jalan. Kami selalu antisipasi kok. Jadi, memang kami sedang berupaya," ujar Kepala Unit TPST Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Asep Kuswanto saat dihubungi, Rabu (31/7).

Ia mengatakan, Gubernur DKI Jakarta menyusun kegiatan strategis daerah (KSD) untuk Dinas Lingkungan Hidup (LH) khusus pengelolaan sampah. Asep merinci, langkah pertama adalah pengurangan sampah dari sumbernya.

Kedua dengan mengoptimalisasi TPST Bantargebang dan ketiga membangun fasilitas pemusnahan sampah dalam kota atau intermediate treatment facility (ITF). Ketiga langkah itu untuk mengantisipasi penuhnya TPST Bantargebang.

Menurut Asep, saat ini Pemprov DKI menggalakakkan kegiatan mengurangi sampah dari sumbernya seperti sampah rumah tangga, perkantoran, dan orang per orang. Ia mengaku, Dinas LH sedang berupaya menyosialisasikannya kepada warga Ibu Kota.

Berdasarkan catatan Dinas LH DKI Jakarta, TPST Bantargebang yang berlokasi di Kota Bekasi, Jawa Barat, itu menampung sampah warga DKI sebanyak 7.400 ton sampai 8.000 ton setiap harinya. Semua sampah itu dibawa setiap hari dengan 1.200 truk.

TPST Bantargebang memiliki total luas lahan 110 hektare. Sekitar 90 persennya kini sudah dipenuhi sampah dengan sistem sanitary landfill. Adapun, daya tampung TPST yang mulai beroperasi tahun 1989 itu sebesar 49 juta ton sampah. Sedangkan saat ini, TPST itu sudah menampung 39 juta ton sampah.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA