Thursday, 11 Rabiul Akhir 1442 / 26 November 2020

Thursday, 11 Rabiul Akhir 1442 / 26 November 2020

Demokrat: Rencana Pertemuan SBY-Jokowi pada Tahap Komunikasi

Selasa 30 Jul 2019 15:05 WIB

Rep: Ali Mansur/ Red: Andri Saubani

Ketua DPP Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean.

Ketua DPP Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean.

Foto: Republika/Febrianto Adi Saputro
SBY akan kembali aktif di dunia politik.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dikabarkan akan melakukan pertemuan dengan presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi). Namun hingga saat ini, Partai Demokrat pun belum bisa memastikan waktu dan tempat pertemuan itu bakal berlangsung. Hal ini disampaikan oleh Kadiv Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean.

"Pertemuan Jokowi dan SBY semua dalam tahap komunikasi dan kami belum bisa menyampaikan apapun terkait hal tersebut. Belum bisa kami sampaikan secara terbuka karena dalam tahap komunikasi," ujar Ferdinand saat dihubungi melalui pesan singkat, Selasa (30/7).

Kemudian, Ferdinand juga tidak menjawab saat ditanya apakah Partai Demokrat akan kembali menjadi penyimbang seperti pada periode sebelumnya. Hingga saat ini Partai Demokrat sendiri belum secara tegas atau resmi menyampaikan sikap politiknya, apakah akan bergabung ke pemerintahan atau oposisi.

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Syarief Hasan mengatakan, SBY akan kembali aktif di dunia politik setelah berduka atas meninggalnya sang istri, Ani Yudhoyono. Kembalinya SBY akan ditandai dengan lawatan ke tokoh-tokoh politik, salah satunya adalah Jokowi.
 
"Pak SBY akan berkomunikasi dengan pimpinan-pimpinan parpol dan tentu ini waktunya semakin dekat tinggal dua bulan, jadi komunikasi antar pimpinan partai saya pikir akan jadi prioritas juga," kata Syarief.

[video] Demokrat Tegaskan Rencana Pertemuan SBY-Jokowi Masih Tahap Komunikasi

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA