Jumat, 16 Rabiul Akhir 1441 / 13 Desember 2019

Jumat, 16 Rabiul Akhir 1441 / 13 Desember 2019

Insiden Saldo Nasabah Bank Mandiri Bukan Ulah Hacker

Senin 29 Jul 2019 14:25 WIB

Rep: Novita Intan/ Red: Nidia Zuraya

Seorang nasabah keluar dari kantor usai melakukan pengaduan berkurangnya saldo rekening mereka di kantor Bank Mandiri Mataram, NTB, Sabtu (20/7/2019).

Seorang nasabah keluar dari kantor usai melakukan pengaduan berkurangnya saldo rekening mereka di kantor Bank Mandiri Mataram, NTB, Sabtu (20/7/2019).

Foto: Antara/Ahmad Subaidi
Pekan lalu layanan Bank Mandiri mengalami gangguan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Pekan lalu layanan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk mengalami gangguan. Saat itu Bank Mandiri mencatat 10 persen atau 1,5 juta nasabah dari total keseluruhan terkena dampak dari gangguan ini.

Menindaklanjuti permasalahan tersebut, Lembaga pengawas penyelenggaraan layanan publik Ombudsman memanggil Bank Mandiri untuk dimintakan penjelasan terkait kejadian tersebut. Mengingat kejadian ini merugikan nasabah lantaran terjadinya insiden perubahan saldo rekening.

Anggota Ombudsman Dadan S Suharmawijaya mengatakan gangguan yang dialami oleh Bank Mandiri disebabkan adanya sistem teknologi informasi. “Jadi insiden perubahan saldo rekening memang disebabkan oleh adanya malfunction pada hardware dan probabilitas kejadiannya sangat kecil,” ujarnya saat konferensi pers di Gedung Ombudsman, Jakarta, Senin (29/7).

Menurutnya sistem teknologi informasi yang diterapkan Bank Mandiri sudah sesuai dengan standar yang ditetapkan regulator yakni Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI).

"Kami juga memastikan bahwa hal ini tidak ada kaitannya dengan cyber crime," ucapnya.

Sementara Direktur Bisnis dan Jaringan Bank Mandiri Hery Gunadi menambahkan perseroan berupaya meningkatkan sistem keamanan teknologi informasi perbankan. Hal ini mengingat tingginya potensi ancaman dari para peretas yang tidak bertanggung jawab.

“Saat ini penanganan kasus eror data nasabah sudah selesai dan dipastikan semua kerugian nasabah sudah teratasi dan dikembalikan,” ungkapnya.

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA