Saturday, 14 Syawwal 1441 / 06 June 2020

Saturday, 14 Syawwal 1441 / 06 June 2020

Awan Gelap Hampiri Real Madrid

Senin 29 Jul 2019 06:29 WIB

Rep: Eko Supriyadi/ Red: Citra Listya Rini

Pemain Real Madrid menjalani sesi latihan.

Pemain Real Madrid menjalani sesi latihan.

Foto: EPA-EFE/Johany Jutras
.

REPUBLIKA.CO.ID, MADRID    Real Madrid menatap musim kompetisi 2019/2020 di bawah awan kelabu. Bagaimana tidak, dalam tiga pertandingan pramusim, Los Blancos kalah dua kali, dan sekali imbang. 

Kekalahan paling memalukan El Real dialami saat jumpa Atletico Madrid. Klub raksasa Negeri Matador itu dibantai dengan skor 3-7 oleh rival sekotanya tersebut di New Jersey, Amerika Serikat (AS). Dua laga sebelumnya Real Madrid dikalahkan Bayern Muenchen dan imbang melawan Arsenal.

Hasil negatif itu membawa awan gelap ke Santiago Bernabeu. Bintang baru Real Madrid, Eden Hazard masih belum mampu bicara banyak selama laga pramusim. Bahkan, dalam sebuah polling yang digalang Marca, sebagian besar fan menilai, juara Liga Champons tiga kali beruntun itu dinilai takut dalam beraksi di bursa transfer. Sementara, pembelian Hazard dianggap tak efektif.

Di sisi lain, masih dari polling Marca, empat dari lima pemain baru El Real masih belum memberikan bantuai yang memadai. Kekhawatiran paling tinggi ada di lini tengah. Di Negeri Paman Sam, Real Madrid hanya memiliki tiga gelandang di tim utama, yaitu Isco, Toni Kroos, dan Luka Modric. Oleh karena itu pelatih Los Blancos Zinedine Zidane pun tak lolos dari sasaran kritik fan, meskipun musim kompetisi 2019/2020 belum dimulai.

Kecemasan fan tersebut tidak mempengaruhi optimisme Zidane untuk menyambut musim depan. Menurut pelatih yang akrab disapa Zizou itu, hasil negatif dalam laga pramusim, serta kekalahan besar oleh Los Rojiblancos, akan semakin memberikan motivasi pada para pemainnya. 

photo
Zinedine Zidane

''Saya tegaskan, musim kami akan baik-baik saja. Tidak perlu melihat ke belakang. Itu hanya pertandingan pramusim dan kita harus tenang,' kata Zidane, dikutip dari Marca, Ahad (28/7).

Bukan hasil negatif timnya yang bikin Zidane pusing. Tapi yang membuat pelatih asal Prancis itu mumet adalah karena beberapa pemainya yang cedera selama tur pramusim. Ferland Mendy adalah pemain terbaru yang mengalami cedera. Mendy menyusul Marco Asensio dan Brahim Diaz. 

Apalagi, Asensio divonis akan absen sampai akhir 2019, Mendy mengalami cedera walaupun tidak parah. Hanya saja, pemain yang baru dibeli dari Lyon tersebut tidak dapat melanjutkan latihan dan bertandingan. Belum diketahui berala lama Mendy akan menepi dari lapangan hijau. '(Cedera) Itu membuat saya khawatir dan di atas semuanya itu menggangu saya,'' kata Zidane.

Asensio, paling tidak akan absen selama sembilan bulan. Namun Zidane masih belum tahu apakah Real Madrid akan mencari penggantinya selagi bursa transfer masih dibuka. Tapi yang pasti, Zidane akan menyiapkan pemain yang ada saat ini. Namun, cederanya Asensio bisa membuat rencana penjualan Gareth Bale batal.

Pasalnya, Bale adalah salah satu pemain yang bisa menggantikan Asensio sebagai penyerang sayap. ''Saya tidak memikirkan siapa yang akan menggantikan Marco (Asensio). Kami terpukul dengan cedera Asensio,'' katanya.

photo
Sergio Ramos

Kapten Los Blancos Sergio Ramos menegaskan, meski timnya mendapatkan hasil buruk dan cedera pemain, tapi ambisi klub tidak akan berubah, yaitu memenangkan banyak pertandingan.

Walaupun ia menyadari memulai pramusim dengan hasil buruk. Sebab setelah memenangkan banyak pertandingan, sebuah tim bisa saja mendapatkan musim yang buruk. ''Terlalu dini melakukan penilaian,'' ujar Ramos.

Bahkan, Ramos menyatakan, jika ia tidak percaya Real Madrid akan bangkit, maka ia akan jadi orang pertama yang pergi dari Santiago Bernabeu. Sebab, lanjut dia, Real Madrid adalah tim yang bergantung pada mereka yang akan main dan formasi yang diinginkan pelatih. Ia memandang tak perlu ada yang dikhawatirkan dari timnya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA