Wednesday, 23 Rabiul Awwal 1441 / 20 November 2019

Wednesday, 23 Rabiul Awwal 1441 / 20 November 2019

Bulog dan Kemensos Matangkan Kordinasi Bantuan Sosial Pangan

Jumat 26 Jul 2019 17:22 WIB

Red: Dwi Murdaningsih

Kementerian Sosial Republik Indonesia menggelar Rapat Koordinasi Pelaksanaan Bantuan Sosial Pangan bersama Perum Bulog pada Kamis (25/7).

Kementerian Sosial Republik Indonesia menggelar Rapat Koordinasi Pelaksanaan Bantuan Sosial Pangan bersama Perum Bulog pada Kamis (25/7).

Foto: bulog
Bulog menggelar rakor di tiga lokasi.

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA -- Kementerian Sosial Republik Indonesia menggelar Rapat Koordinasi Pelaksanaan Bantuan Sosial Pangan bersama Perum Bulog pada Kamis (25/7). Rapat tersebut serentak dilaksanakan di 3 lokasi yaitu Surabaya, Batam dan Banjarmasin.
 
Pelaksanaan Rapat Koordinasi ini merupakan tindaklanjut dari pertemuan sebelumnya di Hotel Royal Kuningan Jakarta pada 4 Juli lalu soal mekanisme penyaluran beras BULOG di program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) serta hal-hal teknis dalam penyaluran beras bansos di setiap daerahnya.

Dirjen Penanganan Fakir Miskin Kemensos RI Bapak Andi ZA Dulung mengatakan rapat ini bertujuan untuk meningkatkan sinergitas, keterpaduan dan keberlanjutan dalam penanganan kemiskinan melalui pelaksanaan Bantuan Sosial yang efektif dan efisien.

Baca Juga

photo
Kementerian Sosial Republik Indonesia menggelar Rapat Koordinasi Pelaksanaan Bantuan Sosial Pangan bersama Perum Bulog pada Kamis (25/7).

Pada waktu yang sama acara serupa juga dilaksanakan di Kota Batam. Dalam paparannya di Batam, Direktur Operasional dan Pelayanan Publik Perum BULOG Tri Wahyudi menyampaikan bahwa Bulog sangat siap mensukseskan program Bantuan Pangan Non Tunai .Bulog sudah ditunjuk sebagai Penyedia Komoditas BPNT sesuai Surat Edaran Mensos Nomor 1/MS/K/07/2019.

TDi lokasi selanjutnya yaitu Banjarmasin rakor ini dihadiri oleh Direktur Keuangan Perum BULOG, Staf Ahli Menteri Sosial RI, Direktur Wilayah Kemensos RI, Kepala Dinas Sosial se Kalimantan dan perwakilan HIMBARA.
 
Hasil dari rakor di 3 lokasi tersebut disepakati bahwa jajaran Kementerian Sosial yang ada di daerah siap menerima Bulog sebagai penyedia komoditas BPNT dengan tetap mengutamakan prinsip 6T yaitu tepat sasaran, tepat kualitas, tepat jumlah, tepat harga, tepat waktu dan tepat administrasi.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA