Tuesday, 16 Zulqaidah 1441 / 07 July 2020

Tuesday, 16 Zulqaidah 1441 / 07 July 2020

Sepucuk Cinta Savana

Rabu 24 Jul 2019 06:13 WIB

Red: Karta Raharja Ucu

Sedih dan menangis (ilustrasi).

Sedih dan menangis (ilustrasi).

Foto: Republika/Prayogi
Auman malam menggulung padang pasir sembilu

SEPUCUK CINTA SAVANA
Serat-serat dewi berserak di batinku
Terobek terurai oleh suaka rimba hatimu, Savana
Auman malam menggulung padang pasir sembilu
Yang tak terselesaikan dengan serbuan kata
rindu

Rasa rindu
Savana. Agaknya kau lukiskan rona jiwaku dalam
diam cintaku
Agaknya kau berdesir dengan suara puisi
tersembunyi
Yang menjeratku dalam perbincangan bisu dua
pasang mata kita
Yang menyiksaku dengan amukan hati yang melonjak
Memberontak, memaksaku menjemput
senyummu
Savana. Desiran anginmu terngiang dalam mimpi

-- Yogyakarta, 12 September 2017

TENTANG PENULIS: ALIM AHADI
Lahir di Sumenep, 27 Oktober 1996. Mahasiswa
SKI Fakultas Adab dan Ilmu Budaya UIN Sunan
Kalijaga. Aktif menulis di Lesehan Sastra
Kutub Yogyakarta (LSKY).

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA