Thursday, 21 Zulhijjah 1440 / 22 August 2019

Thursday, 21 Zulhijjah 1440 / 22 August 2019

Bisnis Travel Malaysia Bidik Perusahaan Indonesia

Senin 22 Jul 2019 07:04 WIB

Rep: Novita Intan/ Red: Nidia Zuraya

Menara Petronas Kuala Lumpur

Menara Petronas Kuala Lumpur

Incentive group memiliki potensi besar untuk meningkatkan kunjungan ke Malaysia

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tak hanya populer bagi tujuan wisatawan dunia, Malaysia juga terkenal di dunia korporasi sebagai salah satu destinasi untuk menyelenggarakan kegiatan konferensi dan pameran. Malaysia memiliki semua yang dibutuhkan para stakeholders untuk menampilkan produk baru maupun inovasi perusahaan.

Baca Juga

Direktur Malaysia Tourism Promotion Board Roslan Othman mengatakan pada tahun lalu, Malaysia telah mendapatkan ranking nomor 33 dalam dunia dan nomor sembilan di Asia Pasifik sebagai destinasi terbaik. Bahkan, Business Travel khususnya kepada group-grup incentive korporat Indonesia

Incentive group memiliki potensi yang besar untuk semakin meningkatkan kunjungan ke Malaysia,” ujarnya dalam keterangan tulis yang diterima Republika, Ahad (21/7).

Menurutnya dalam rangka mempromosikan Malaysia sebagai pilihan destinasi MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition) bagi korporat-korporat Indonesia, Tourism Malaysia Jakarta mengadakan Malaysia MICE Seminar 2019.

“Informasi mengenai destinasi-destinasi MICE yang menarik di Malaysia, seperti Melaka, Langkawi, Penang dan Sarawak,” ucapnya.

Ke depan, pihaknya menyakini akan semakin banyak group-group incentive datang ke Malaysia. Destinasi tujuannya pun tidak akan terbatas di Kuala Lumpur saja, tetapi juga di negeri-negeri lainnya seperti Melaka, Penang, Langkawi dan bahkan ke Sabah dan Sarawak.

"Korporat maupun agen tidak perlu khawatir karena fasilitas modern dan kemudahan-kemudahan tidak hanya ada di Kuala Lumpur saja tetapi juga di seluruh negeri-negeri di Malaysia," jelasnya.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA