Friday, 13 Syawwal 1441 / 05 June 2020

Friday, 13 Syawwal 1441 / 05 June 2020

Mencari Solusi Masalah Mobilitas Masyarakat Perkotaan

Sabtu 20 Jul 2019 18:46 WIB

Red: Hiru Muhammad

Warga berjalan di peron kereta MRT pada libur Hari Raya Idul Fitri di Stasiun MRT Bundaran HI, Jakarta, Kamis (6/6/2019).

Warga berjalan di peron kereta MRT pada libur Hari Raya Idul Fitri di Stasiun MRT Bundaran HI, Jakarta, Kamis (6/6/2019).

Foto: ANTARA FOTO
Kawasan bisnis yang dilalui jalur MRT kini mulai menuai keuntungan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kota metropolitan seperti Jakarta membutuhkan sarana transportasi yang terintegrasi dengan hunian maupun kawasan bisnis. Hal itu diperlukan guna memaksimalkan efektifitas mobilitas penduduk dari satu tempat ke tempat lain dalam jumlah besar dan cepat. 

Salah satu konsep yang banyak diperbincangkan kalangan pemerhati perkotaan dan properti adalah konsep transit oriented development (TOD). Konsep ini telah diimplementasikan di beberapa negara berkembang dalam mengatasi masalah kemacetan dan mobilitas pemduduk.

Sejumlah pengembang, baik pemerintah maupun swasta kini telah giat membangun kawasan pemukiman atau bisnis yang bersentuhan dengan transportasi massal seperti busway, kereta listrik, atau yang terakhir adalah mass rapid transit (MRT).

Kawasan lebak bulus saat ini merupakan batas akhir jalur MRT yang melayani rute Lebak Bulus hingga Bunderan Hotel Indonesia. Di sekitar Lebak Bulus yang merupakan terminal akhir MRT berdiri sejumlah gedung perkantoran, pusat perbelanjaan hingga apartemen dan hunian.  Salah satu pusat perbelanjaan yang sedang direnovasi agar mampu melayani penumpang MRT kelak adalah point square. 

Menurut Direktur Pengembangan dan Dukungan Bisnis PT MRT Jakarta, Ghamal Peris, tanggal 25 Juli akan dimulai pencanangan pembangunan TOD  di kawasan Lebak Bulus. "Kita sudah membahasnya dengan pihak terkait, termasuk pengelola Point Square," katanya, disela diskusi implementasi konsep TOD di Indonesia, Kamis, (18/7).

Ketua Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota Fakultas Teknik Podomoro University Nilam Atsirina, menilai TOD cukup relevan untuk dikembangkan di kota metropolitan seperti Jakarta. "Ini akan mendorong produktivitas lebih tinggi dan efisiensi waktu maupun tenaga," katanya. 

Hingga kini kawasan bisnis yang dilalui jalur MRT sudah mulai menuai keuntungan. Sejumlah perusahaan terkemuka dalam negeri maupun asing mulai membuka kantor perwakilan mereka di sekitar Lebak Bulus.

Bahkan pengelola Point Square kini akan membenahi pusat perbelanjaan tersebut agar lebih siap menampung penumpang MRT. Di hari libur, MRT bisa menjadi sarana rekreasi keluarga untuk berkunjung ke pusat kota. 

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA