Tuesday, 19 Zulhijjah 1440 / 20 August 2019

Tuesday, 19 Zulhijjah 1440 / 20 August 2019

Menpar: Danau Toba Dapat Dana Infrastruktur Rp 1,6 Triliun

Kamis 18 Jul 2019 20:48 WIB

Red: Nidia Zuraya

Alam yang indah di Danau Toba

Alam yang indah di Danau Toba

Foto: Blogspot
Pemerintah mengembangkan infrastruktur di empat destinasi pariwisata super prioritas.

REPUBLIKA.CO.ID, MEDAN -- Kementerian Pariwisata optimistis kunjungan wisatawan ke Danau Toba bisa mencapai target satu juta orang. Untuk mendukung target tersebut pemerintah akan mengucurkan anggaran untuk penyelesaian pengembangan infrastruktur di kawasan itu sekitar Rp 1,6 triliun.

Baca Juga

"Masalah di kawasan Danau Toba seperti juga daerah wisata lainnya di Indonesia adalah kurangnya akses sehingga pemerintah merasa perlu kembali memperkuat infrastruktur," ujar Menteri Pariwisata, Arief Yahya di Medan, Kamis (18/7).

Dia mengatakan itu dalam acara Wisuda ke XXI tahun 2019 Politeknik Pariwisata Medan yang mewisuda 363 lulusannya. Dia menegaskan dana sekitar Rp 1,6 triliun itu merupakan bagian dari total anggaran Rp 6,4 triliun untuk menyelesaikan pengembangan infrastruktur di empat destinasi pariwisata super prioritas.

Empat destinasi pariwisata super prioritas itu adalah Danau Toba, Mandalika, Borobudur, dan Labuan Bajo. Menteri Pariwisata menegaskan, pembangunan pengembangan infrastruktur itu harus selesai tahun 2020.

Peningkatan kunjungan memang tidak bisa langsung terlihat, tetapi infrastruktur dan utilitas harus dibangun untuk mencapai target itu. Dia menyebutkan, pembangunan pariwisata memang harus mencakup tiga hal yakni atraksi, transportasi, serta amenitas yang memadai.

"Oleh karena itu pariwisata membutuhkan sinergitas dari semua pemangku kepentingan," katanya.

Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi mengakui, kawasan pariwisata Danau Toba memang masih kekurangan akses sehingga Pemprov Sumut gembira ada program pembangunan infrastruktur. Soal masih adanya pencemaran Danau Toba yang bisa menurunkan minat wiaatawan berkunjung, gubernur menyebutkan masalah itu sedang diatasi.

"Wisatawan ke Danau Toba untuk melihat air danau.Kalau air danau tercemar mana mungkin wisatawan datang," katanya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA