Saturday, 22 Muharram 1441 / 21 September 2019

Saturday, 22 Muharram 1441 / 21 September 2019

BPRS Nasional Luncurkan Tabungan Digital Gaul iB

Senin 08 Jul 2019 14:44 WIB

Rep: Lida Puspaningtyas/ Red: Nidia Zuraya

Kompartemen Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS) Asosiasi Bank Syariah Indonesia (Asbisindo) meluncurkan Tabungan Gaul iB untuk meningkatkan literasi masyarakat dan dana murah, Senin (8/7) di IPB International Convention Center, Bogor, Jawa Barat.

Kompartemen Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS) Asosiasi Bank Syariah Indonesia (Asbisindo) meluncurkan Tabungan Gaul iB untuk meningkatkan literasi masyarakat dan dana murah, Senin (8/7) di IPB International Convention Center, Bogor, Jawa Barat.

Foto: Republika/Lida Puspaningtyas
Pelayanan digital menjadi salah satu fokus utama BPRS saat ini.

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Kompartemen Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS) Asosiasi Bank Syariah Indonesia (Asbisindo) meluncurkan tabungan digital yang diberi nama Gaul iB. Tabungan ini memungkinkan masyarakat untuk memiliki akun BPRS tanpa perlu datang ke kantor cabang.

Baca Juga

Sekretaris Jenderal Kompartemen BPRS Asbisindo, Alfi Wijaya mengatakan Gaul iB akan diujicobakan pertama di wilayah Jawa Timur. Diharapkan awal tahun 2020, tabungan digital ini bisa mulai dimanfaatkan masyarakat Indonesia secara menyeluruh.

"Tabungan Gaul iB akan merupakan produk nasional yang akan terhubung di seluruh 165 BPRS," kata dia di Bogor, Senin (8/7).

Tabungan ini menjadi branding bersama dan menyasar kaum muda agar mau berinvestasi dan berinteraksi dengan layanan jasa BPRS. Gaul iB sendiri adalah singkatan dari Gerakan Menabung Milenial.

Selain memiliki fitur tabungan, aplikasi yang dapat diunduh dari Playstore itu juga memiliki fitur investasi. Nasabah dapat menentukan tujuan investasi di aplikasi dengan imbal hasil kompetitif.

Ketua Kompartemen BPRS Asbisindo, Cahyo Kartiko mengatakan pelayanan digital menjadi salah satu fokus utama BPRS saat ini. Selain untuk meningkatkan taraf hidup umat juga menstimulus perkembangan ekonomi digital syariah Indonesia.

Ia tidak ingin teknologi menjadi disrupsi bagi industri. Masyarakat yang menuntut kemudahan dan kecepatan dalam layanan perbankan akan dijadikan pelecut semangat untuk melakukan perubahan.

"Transformasi bank syariah adalah keniscayaan agar tetap dapat bertahan di era berbasis teknologi, revolusi industri 4.0 ini," kata dia.

Ketua Dewan Perwakilan Wilayah BPRS Asbisindo Jawa Timur, Riyanto mengatakan Gaul iB menjadi langkah konkrit BPRS seIndonesia untuk mengembangkan produk bersama. Ini menjadi sarana literasi dan inklusi keuangan sekaligus untuk meningkatkan dana murah.

"Dana-dana murah ini menjadi salah satu kunci pengembangan bisnis BPRS yang berdaya saing dan tumbuh berkelanjutan," katanya.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA