Kamis, 21 Zulhijjah 1440 / 22 Agustus 2019

Kamis, 21 Zulhijjah 1440 / 22 Agustus 2019

FT UI Gandeng Grab Manfaatkan Transportasi Ramah Lingkungan

Kamis 18 Jul 2019 16:51 WIB

Rep: Rusdy Nurdiansyah/ Red: Endro Yuwanto

Suasana kampus UI Depok, Jawa Barat (ilustrasi).

Suasana kampus UI Depok, Jawa Barat (ilustrasi).

Foto: Republika/M Syakir
Keduanya menghadirkan scooter listrik untuk digunakan di lingkungan kampus.

REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK -- Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FT UI) bekerja sama dengan Grab Indonesia menyediakan sarana moda transportasi ramah lingkungan. Keduanya menghadirkan GrabWheel atau scooter listrik untuk digunakan di lingkungan kampus.

"Kami langsung menyambut kerja sama ini karena sama dengan prinsip kampus yang menjunjung tinggi solusi moda transportasi ramah lingkungan, gaya, dan berteknologi tinggi. Mahasiswa juga sambil belajar dalam mengembangkan teknologi yang sesuai dengan banyak jurusannya," ujar Dekan FT UI Dr Ir Hendri DS Budiono, M.Eng di Ruang Chevron, Lantai 1, Gedung Dekanat FT UI, Kampus Depok, Rabu (17/7).

Hendri menambahkan, kawasan FT UI cukup luas dan penggunaan GrabWheel oleh civitas akademika sangat tepat. Dirinya berharap dengan kerja sama ini bisa menjadikan bangsa Indonesia menjadi hebat. "Untuk sementara digunakan di FT UI dulu, nantinya untuk semua kawasan UI. Sebagai sarana edukasi mahasiswa dan menuju bangsa Indonesia yang hebat," harapnya.

President of Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata mengatakan, GrabWheels ini merupakan salah satu wujud nyata dari kemitraan strategis yang terjalin antara keduanya sejak Juni lalu. Bersama dengan UI, Grab berkomitmen untuk menyediakan sebuah solusi mobilitas yang cerdas dan ramah lingkungan bagi seluruh civitas akademika UI.

"Yang kami kembangkan adalah teknologi customer oriented karena akan bermanfaat terus. Kerja sama ini kedua di Asia setelah Singapura dan kami yang pertama di Indonesia. Kami berharap dengan pengalaman pengguna, bisa memberikan masukan untuk pengembangannya. Terlebih lagi, mahasiswa memiliki dasar mesin, teknik, insinyur, dan lainnya," jelas Ridzki.

Ridzki menyatakan, selama masa uji coba pengguna bisa menikmati layanan tersebut dengan mengunduh aplikasi GrabWheels versi beta di perangkat iOS dan Android. Sampai saat ini, pihaknya menyediakan 30 unit operasional dan 15 unit persediaan.

Scooter listrik tersebut sangat aman dikendarai dengan kecepatan 15 km per jam dan dalam batas waktu 15 menit. "Saat promo masih gratis, tapi nanti akan dikenakan biaya bagi penggunanya dengan harga mahasiswa," ujar Ridzki.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA