Monday, 24 Muharram 1441 / 23 September 2019

Monday, 24 Muharram 1441 / 23 September 2019

Go-Jek Tawarkan Asuransi Buat Jamin Tiket Pesawat

Kamis 18 Jul 2019 09:32 WIB

Rep: Tanayastri Dini Isna(Warta Ekonomi)/ Red: Tanayastri Dini Isna(Warta Ekonomi)

Go-Jek Tawarkan Asuransi Buat Jamin Tiket Pesawat. (FOTO: Reuters/Beawiharta)

Go-Jek Tawarkan Asuransi Buat Jamin Tiket Pesawat. (FOTO: Reuters/Beawiharta)

Go-Jek mengenalkan fitur asuransi daring bernama Go-Sure.

Go-Jek mengenalkan fitur asuransi daring bernama Go-Sure. Tentunya, perusahaan berbagi tumpangan itu tidak merilis produk secara independen. Go-Sure merupakan hasil perkawinan antara Go-Jek dan startup insurtech PasarPolis.

Sekadar informasi, fitur Go-Sure masih berada dalam tahap beta. Artinya, layanan itu belum tersedia untuk semua pengguna. Produk asuransi itu bukan yang pertama dari Go-Jek. Pada 2017, perusahaan teknologi itu juga merilis Go-Proteksi dengan mitra bisnis yang sama.

"Go-Proteksi merupakan produk asuransi untuk mitra pengemudi Go-Jek, sedangkan Go-Sure menargetkan pelanggan Go-Jek," ujar CEO PasarPolis, Celosent Randing, dilansir dari KrAsia, Rabu (17/7/2019).

Baca Juga: Iklan Go-Jek Cari Kebaikan Menangkan Penghargaan Most Loved

Untuk sementara, Go-Sure baru menawarkan produk asuransi perjalanan. Namun, tidak menutup kemungkinan produknya akan berkembang ke lini produk asuransi lain mengingat PasarPolis mencakup asuransi kesehatan, kendaraan, dan properti.

Randing menjelaskan, "kami juga akan menyediakan asuransi bagi penumpang Go-Ride dan asuransi tanggung jawab publik untuk melindungi pelanggan Go-Life. Layanan lain dalam ekosistem kami adalah asuransi pembatalan tiket bioskop dan acara untuk pengguna yang membeli tiket melalui Go-Tix."

PasarPolis merupakan platform insurtech yang menghubungkan individu dan bisnis dengan perusahaan asuransi. Pada Agustus 2018, perusahaan itu menghimpun pendanaan Seri A dari tiga unicorn Indonesia, Go-Jek, Tokopedia, dan Traveloka.

Awal tahun ini, perusahaan memperluas jaringan bisnis ke Thailand dan Vietnam dengan fokus pada sektor e-commerce, pariwisata, berbagi tumpangan, pengiriman makanan daring, dan layanan kurir.

Kurangnya penetrasi asuransi di Indonesia telah mendorong banyak startup digital untuk mulai bereksperimen dengan produk-produk asuransi. Pada April, menjelang Ramadan dan Idul Fitri, Tokopedia juga merilis layanan Tokopedia Asuransi Mudik untuk melindungi pengguna yang pulang ke kampung halaman.

Tak lama, Traveloka juga merilis produk serupa. Baru-baru ini, Traveloka memperkenalkan asuransi visa Schengen yang ditujukan untuk pengguna yang bepergian ke Eropa. Asuransi itu meliputi perlindungan terhadap kecelakaan dan sakit, keterlambatan penerbangan dan pembatalan, serta kehilangan bagasi.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA