Minggu, 23 Muharram 1441 / 22 September 2019

Minggu, 23 Muharram 1441 / 22 September 2019

Bank Mandiri Desak BI Turunkan Suku Bunga Acuan

Rabu 17 Jul 2019 20:21 WIB

Rep: Novita Intan/ Red: Nidia Zuraya

Suku bunga Bank Indonesia

Suku bunga Bank Indonesia

Foto: IST
Era suku bunga tinggi kini sudah ditinggalkan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Desakan menurunkan suku bunga acuan Bank Indonesia 7 Day Reverse Repo Rate semakin mencuat. Sebab, era suku bunga tinggi kini sudah ditinggalkan, setelah ekspektasi pasar menganggap Federal Reserve (The Fed) kemungkinan akan memangkas tingkat bunga acuannya sebesar 25 basis poin (bps).

Baca Juga

Kondisi tersebut sudah direspons oleh sejumlah perbankan nasional. Salah satunya PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.

Menurut Direktur Bisnis dan Jaringan Bank Mandiri Hery Gunardi beberapa minggu terakhir ini makro ekonomi khususnya sisi domestik terus mengalami perbaikan. Bahkan, outlook ekonomi Indonesia diperkirakan tumbuh positif.

“Minggu terakhir ini, rupiah menguat di bawah 14 ribu, indeks menguat, capital inflow masuk jadi terlihat parameter ada penurunan suku bunga,” ujarnya saat ‘Paparan Kinerja Triwulan II 2019 Bank Mandiri’ di Plaza Mandiri, Jakarta, Rabu (17/7).

Hery mengatakan pihaknya menunggu kabar positif dari Bank Indonesia untuk segera menurunkan suku bunga acuan yang ini masih berada 6 persen.

“Penurunan suku bunga ini akan baik bagi perbankan nasional, karena akan berpengaruh pada suku bunga spesial rate dan membuat Net Interest Margin (NIM) turun,” jelasnya.

Sebagai informasi, sejak Desember 2018 hingga Juni 2019 suku bunga acuan Bank Indonesia sebesar 6 persen, suku bunga Deposit Facility sebesar 5,25 persen dan suku bunga Lending Facility sebesar 6,75 persen.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA