Sunday, 5 Sya'ban 1441 / 29 March 2020

Sunday, 5 Sya'ban 1441 / 29 March 2020

Hebron Penghasil Kerajinan Kaca Berkualitas

Selasa 16 Jul 2019 16:46 WIB

Rep: Umar Mukhtar/ Red: Agung Sasongko

Warga Palestina berjalan melintasi pertokokoan yang tutup sebagai aksi  mogok massal di Kota Hebron, Tepi Barat, Palestina.

Warga Palestina berjalan melintasi pertokokoan yang tutup sebagai aksi mogok massal di Kota Hebron, Tepi Barat, Palestina.

Foto: ABED AL HASHLAMOUN/EPA-EFE
Hebron adalah salah satu kota tertua di dunia yang terus dihuni hingga saat ini.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Bulan Juni di Hebron, Tepi Barat, langit tampak cerah dan matahari bersinar hangat. Beberapa berkas sinar itu menembus ke dalam sebuah bangunan bernama Hebron Glass & Ceramics Factory. 

Ya, itulah pabrik pembuatan keramik dan kaca, sebuah tempat untuk Imad Natsheh dan keluarganya bertahun-tahun menggeluti profesi sebagai pembuat barang-barang pecah belah berbahan kaca. 

"Keluarga saya secara turun-temurun telah memproduksi kerajinan dari kaca di Hebron ini selama sekitar 700 tahun,'' kata pria berusia 43 tahun itu. 

Imad mengaku belajar membuat kerajinan ini dari sang ayah. Dan, ia telah memulainya sejak berusia lima atau enam tahun. "Kaca ibarat mainan buat saya,'' kata Imad yang mahir berbahasa Inggris berkat para turis yang kerap mengunjungi pabriknya selama bertahun-tahun. 

Keluarga Imad merupakan salah satu dari sejumlah keluarga di Hebron yang menjadi produsen benda-benda pecah belah berbahan kaca. Di masa lalu, salah satu kota di Palestina ini memang tersohor sebagai penghasil barang-barang kaca berkualitas. 

Sejarah mencatat, pada sekitar 50 tahun SM, orang-orang Fenisia yang tinggal di se panjang pantai Mediterania Timur memulai aktivitas pembuatan kerajinan dari kaca. Kala itu, mereka membuat kerajinan kaca dengan cara ditiup, tanpa menggunakan cetakan. Pada suatu masa, orang-orang Fenisia memusatkan pembuatan kaca ke sejumlah kota seperti Hebron. 

Didirikan sekitar 8.000 tahun lalu, Hebron adalah salah satu kota tertua di dunia yang terus dihuni hingga saat ini. Kota ini diyakini sebagai tempat dimakamkannya Nabi Ibrahim, Nabi Ishak, dan Nabi Yakub serta para istri mereka. Karena itulah, kota ini menjadi salah satu kota yang diagungkan oleh umat Islam. 

Dalam Bahasa Arab, Hebron disebut al-Khalil yang berarti teman. Berada pada ketinggian 900 hingga 950 meter di atas permu kaan laut, kota ini menikmati salah satu iklim terbaik di Timur Tengah. Selain barang pecah dari kaca, Hebron juga dikenal sebagai peng hasil tembikar, keramik, dan anggur. 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA