Saturday, 23 Zulhijjah 1440 / 24 August 2019

Saturday, 23 Zulhijjah 1440 / 24 August 2019

INTI-UMM Komitmen Bersama Tingkatkan Kualitas SDM

Selasa 16 Jul 2019 09:56 WIB

Rep: Wilda Fizriyani/ Red: Dwi Murdaningsih

 Kampus Universitas Muhammadiyah Malang

Kampus Universitas Muhammadiyah Malang

Foto: Republika/Erik Purnama Putra
INTI-UMM pernah berkolaborasi menggelar festival kebangsaan.

REPUBLIKA.CO.ID, MALANG -- Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) dan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) resmi meneken kerja sama, Senin (15/7). Keduanya telah berkomitmen bersama dalam hal peningkatan kualitas sumber daya manusia, bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian pada masyarakat.

Ketua Umum Perhimpunan INTI, Teddy Sugianto mengatakan Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) khususnya UMM memiliki tekad yang serius untuk mengembangkan berbagai potensi masyarakat. Apalagi keduanya telah membangun sinergitas rutin sebelumnya. 

Salah satu kolaborasi teranyar yang digagas UMM dan INTI, yakni Festival Kebangsaan kedua yang diselenggarakan pada 6 April lalu. Festival Kebangsaan saat itu dihadiri Wakil Presiden Republik Indonesia, Muhammad Jusuf Kalla. 

Orang nomor dua di Indonesia ini turut meresmikan berbagai fasilitas penunjang mahasiswa dan masyarakat sekitar UMM. 

"Pada  kunjungan secara langsung INTI yang pertama kali tersebut merupakan wujud komitmen membangun bangsa," kata Teddy menjelaskan kunjungan sekaligus penekenan kerjasama dengan UMM. 

Rektor UMM Fauzan menambahkan, dalam rangka kesejahteraan bersama tidak dikenal istilah perbedaan. Hal tersebut kewajiban yang mesti dilakukan oleh setiap insan. “Sama seperti saat K.H Ahmad Dahlan mendirikan PKO (Pertolongan Kesengsaraan Oemum), beliau hanya ingin masyarakat sekitarnya berobat dengan murah,” kata dia.

Fauzan menyontohkan bagaimana Perguruan Tinggi Muhammadiyah hadir di Sorong Papua dengan jumlah penduduk 70 perssn non-muslim. Hal tersebut menunjukkan bahwa pendidikan Muhammadiyah tidak hanya untuk orang Islam. Semangat K.H Ahmad Dahlan tersebut, kata dis, yang terus dijaga hingga kini.

“Semoga kerja sama dalam mengembangkan potensi masyarakat ini dalam lingkup pendidikan dapat berjalan dengan masif dan tentu saja berdampak,” ucap dia.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA