Thursday, 21 Zulhijjah 1440 / 22 August 2019

Thursday, 21 Zulhijjah 1440 / 22 August 2019

Ini 8 Tips Seorang Miliarder untuk Menjadi Miliarder Sukses

Rabu 17 Jul 2019 06:43 WIB

Rep: Ning Rahayu(Warta Ekonomi)/ Red: Ning Rahayu(Warta Ekonomi)

Denny Santoso: How to be a Millionaire?. (FOTO: Denny Santoso)

Denny Santoso: How to be a Millionaire?. (FOTO: Denny Santoso)

Denny Santoso adalah entrepreneur yang sukses menjadi seorang miliarder.

Denny Santoso, seorang entrepreneur yang berhasil menuliskan kisah sukses dirinya dalam buku berjudul "Done is Better than Perfect". Dalam buku tersebut, Denny mengungkapkan alasannya mengejar kesuksesan dalam bisnis dan menjadi seorang miliarder. 

"Saya bisa memberi orangtua saya hidup yang sejahtera pada masa tua. Mereka tak perlu memikirkan cara mencari makan saat mereka seharusnya sudah beristirahat menikmati hidup dan bermain dengan cucu-cucu mereka. Menjadi kaya adalah salah satu alasan saya bekerja keras," tulis Denny.

Berikut adalah tips yang diberikan Denny untuk menjadi seorang miliarder.

1. Follow the Money

Hitung pendapatan Anda per bulan, dibagi hari kerja, dibagi jam kerja. Misalkan pendapatan Anda sebulan Rp5 juta. Sebulan Anda bekerja sebanyak 25 hari kerja dengan 10 jam kerja sehari. Dengan demikian, penghasilan per jam Anda Rp20 ribu. Bagaimana supaya Anda bisa kaya? 

Saat saya mengajukan pertanyaan itu ke beberapa orang, mereka menjawab akan lembur. Well, kalau menambah jam kerja, Anda tidak akan menjadi kaya karena semua orang hanya punya 24 jam sehari. Jumlah jam yang Anda miliki dalam sehari terbatas. Cara satu-satunya adalah meningkatkan penghasilan per jam. Pikirkan cara meningkatkan angka tersebut!

2. Don't Show Off, Show Up!

Jangan menggunakan penghasilan Anda untuk membeli barang-barang mewah. Beberapa kenalan saya bekerja keras karena ingin membeli mobil mewah. That’s a big mistake! Saya sendiri sudah memiliki bisnis yang berjalan serta terus berkembang selama sebelas tahun saat membeli mobil sport secara tunai, dan masih mempunyai tabungan di luar itu.

3. Save to Invest, Don't Save to Save

Masih banyak orang yang bekerja, mendapatkan penghasilan yang lumayan, lalu menabung. Saya tidak pernah menabung. Menabung adalah cara pasti untuk memperlambat proses Anda menjadi kaya. Sejak awal 2000 semua penghasilan selalu saya simpan di properti. Saya tidak terlalu tertarik menyimpan uang di deposito. Saya punya deposito, tapi jumlahnya tidak terlalu banyak. 

Dalam setahun deposito hanya memberikan bunga sebesar 6-7%, sedangkan properti memberikan penghasilan sebesar 15-50%. Saya juga berinvestasi di bidang bisnis karena tingkat pengembaliannya bisa 20-100% per tahun. 

4. Avoid Debt That Doesn't Pay You

Hindari utang atau pinjaman yang tidak menghasilkan. Utang bisa menjadi utang baik kalau Anda menggunakannya untuk perputaran bisnis atau investasi dengan tingkat pengembalian yang jauh lebih besar dari bunga pinjaman. Ketika Anda meminjam untuk membeli barang mewah, harga barang mewah itu akan terus turun, sementara bunga pinjaman Anda tidak pernah turun.

5. Money Doesn't Sleep

Uang tidak tidur. Pikirkan bagaimana Anda bisa menghasilkan uang lebih. Saya sendiri tidak pemah menolak konsumen. Saya punya prinsip: jangan pernah menolak uang yang datang. Sering kali saya bertemu dengan contact person sales sebuah perusahaan yang susah sekali saya ajak rapat pada akhir pekan. Alasannya bisa karena keluarga atau hal lain. Semua itu memang kembali ke diri kita sendiri. Mau menjadi lebih kaya atau tidak, alasan selalu ada.

6. Get a Millionaire Mentor

Carilah mentor yang sudah terbukti dan pelajari apa yang mereka lakukan, bukan sekadar apa yang mereka katakan. Dengarkan saran mereka dan perhatikan bagaimana mereka melakukannya. 

7. Invest!!!

Sekali lagi, berinvestasilah. Jangan biarkan uang Anda tidur. Selama uang Anda tidur, Anda kehilangan sebagian nilainya. 

8. Invest in Yourself

Saya percaya penghasilan seseorang terkait erat dengan pengetahuan mencari uang. Orang dengan penghasilan Rp5 juta sebulan hanya tahu cara mencari Rp5 juta sebulan. Begitu pula orang dengan penghasilan Rp10 juta hanya tahu cara mencari Rp10 juta sebulan. Butuh ilmu berbeda untuk mendapatkan Rp5 juta sebulan dan Rp10 juta sebulan. 

Ketika sudah mencapai Rp10 juta sebulan, Anda perlu ilmu yang berbeda lagi untuk mendapatkan Rp50 juta sebulan. Tentunya Anda perlu mencari ilmu lain untuk mendapatkan Rp100 juta sebulan. Begitu seterusnya. 

Kalau Anda hanya melakukan hal yang sama seperti ketika mendapatkan Rp5 juta sebulan, jangan harap Anda akan pernah mencapai penghasilan Rp100 juta sebulan karena dibutuhkan ilmu yang berbeda. Teman Anda pun menjadi penting. Kalau Anda bergaul dengan teman-teman yang sama terus, penghasilan Anda juga akan terus sama.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA