Saturday, 23 Zulhijjah 1440 / 24 August 2019

Saturday, 23 Zulhijjah 1440 / 24 August 2019

FIF Group Targetkan Pembiayaan Rp 2,1 Miliar dari GIIAS

Senin 15 Jul 2019 20:09 WIB

Rep: Retno Wulandhari/ Red: Nidia Zuraya

Pengunjung memadati salah satu stan pada Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019 di Surabaya, Jawa Timur, Jumat (29/3/2019).

Pengunjung memadati salah satu stan pada Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019 di Surabaya, Jawa Timur, Jumat (29/3/2019).

Foto: Antara/Zabur Karuru
hingga akhir tahun FIF Group menargetkan pembiayaan untuk 1,580 juta unit kendaraan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- FIF Group menargetkan penyaluran pembiayaan untuk 125 pengajuan kredit (PK) selama gelaran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019 yang segera berlangsung di Jakarta. Total nilai yang akan disalurkan pun ditargetkan mencapai Rp 2,1 miliar.

Baca Juga

"Targetnya naik dari tahun lalu. Tahun lalu kurang lebih ada 100 PK, sedangkan GIIAS di Surabaya kami dapat 60 PK," ujar Direktur Marketing FIF Group, Antony Sastro Jopoetro, Senin (15/7).

Sementara itu, hingga akhir tahun FIF Group menargetkan pembiayaan untuk 1,580 juta unit. Dibandinkan tahun lalu, menurut Antony, pertumbuhan pembiayaan cukup kecil yaitu berkisar antara 2,5-3 persen.

Antony menerangkan kecilnya target pertumbuhan pembiayaan tahun ini disebabkan adanya pengetatan aturan untuk program DP 0 persen. Sehingga perusahaan pun harus selektif menyalurkan pembiayaan untuk pelanggan.

Selain itu, pelemahan ekonomi juga ditengarai menjadi penyebab kecilnya pertumbuhan pembiayaan. "Di beberapa daerah mgkin ada yang panen sawitnya nggak terlalu baik, ada masalah ekonomi di batubara pun masih slow down," tutur Antony.

Antony memperkirakan, penyaluran pembiayaan hingga akhir Juni mencapai 138 ribu unit dengan nilai Rp 2,3 triliun. Antony pun optimistis, pembiayaan di semester kedua bisa mencapai target seiring dirilisnya tipe-tipe baru.

"Sampai akhir tahun sesuai dengan AHM (Astra Honda Motor), pasar motor di AHM itu kurang lebih 5 jutaan. Kita masih pegang angka itu," tutup Antony.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA