Wednesday, 4 Jumadil Awwal 1443 / 08 December 2021

Wednesday, 4 Jumadil Awwal 1443 / 08 December 2021

BCA Syariah Targetkan Dana Murah Tumbuh Jadi 30 Persen

Sabtu 13 Jul 2019 04:00 WIB

Rep: retno wulandhari/ Red: Dwi Murdaningsih

Petugas menghitung uang nasabah di kantor cabang Bank BCA Syariah, Jakarta.

Petugas menghitung uang nasabah di kantor cabang Bank BCA Syariah, Jakarta.

Foto: Republika/prayogi
BCA Syariah kini menjadi administrator Rekening Dana Nasabah.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) menggandeng sejumlah bank syariah menjadi administrator Rekening Dana Nasabah (RDN). Salah satu bank yang diajak bekerja sama yaitu BCA Syariah.

Presiden Direktur BCA Syariah John Kosasih berharap dengan menjadi bank RDN, dana murah atau Current Account Saving Account (CASA) perusahaan bisa tumbuh menjadi 30 persen. Saat ini posisi CASA BCA Syariah berada dikisaran 23-25 persen.

"Kita berharap bisa nambah jadi 30 persen salah satunya dengan layanan ini," ujar John di gedung Bursa Efek Indonesia, Jumat (12/7).

Menurut John, target tersebut bisa dicapai tergantung dari beberapa faktor. Diantaranya, keragaman instrumen syariah. Semakin bervariasi instrumen maka akan semakin menarik bagi nasabah.

Faktor lainnya yaitu dari sisi kemudahan bertransaksi termasuk dengan memanfaatkan teknologi. Terakhir, perbankan harus memperbanyak kerja sama dengan perusahaan efek (PE). Sehingga potensi penambahan nasabah baru pun semakin besar.

Meski demikian, John tidak dapat memastikan berapa penambahan nasabah baru dari kerja sama dengan KSEI ini. "Kita harapkan dengan banyaknya produk-produk ini, semakin banyak juga nasabah yang menjadi nasabah dana murah," kata John.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA