Wednesday, 8 Sya'ban 1441 / 01 April 2020

Wednesday, 8 Sya'ban 1441 / 01 April 2020

Polri Siap Membantu Mengajar di Papua

Rabu 10 Jul 2019 19:27 WIB

Red: Ratna Puspita

Kapolda Papua Irjen Polisi Rudolf A. Rodja

Kapolda Papua Irjen Polisi Rudolf A. Rodja

Foto: Antara/Indrayadi TH
Kapolda Papua menyatakan anggota Brimob sudah dilatih cara mengajar.

REPUBLIKA.CO.ID, JAYAPURA -- Kapolda Papua Irjen Rudolf Rodja mengatakan Polri siap membantu mengajar di Provinsi Papua guna mengatasi kekurangan guru di provinsi tersebut. Kapolda juga sudah memerintahkan anggotanyai yang bertugas di polsek atau pos polisi khususnya daerah terpencil untuk membantu masyarakat dengan mengajar di sekolah khususnya sekolah dasar yang gurunya kurang.

Baca Juga

"Selain anggota polisi, hal serupa juga diperintahkan kepada anggota Brimob yang bertugas di Papua sehingga anak-anak usia sekolah dasar mendapat pendidikan. Saya sudah meminta komandan-komandan Brimob untuk melatih anggotanya agar memiliki ketrampilan dasar sehingga dapat mengajar di sekolah-sekolah yang ada di wilayah tugasnya," katanya seusai upacara peringatan HUT ke-73 Bhayangkara di Jayapura, Rabu (10/7).

Dia mengakui, memang banyak sekolah yang kekurangan guru, sehingga dengan adanya bantuan dari anggota Polri yang bertugas di wilayah tersebut dapat membantu minimal mengajar anak anak membaca dan menulis. Sebagai contoh sekolah di Tingginambut hanya memiliki dua atau tiga orang guru yang juga jarang menunaikan tugasnya sebagai pengajar.

Karena itu sebelum ke Papua, anggota Brimob diminta dilatih cara mengajar yang nantinya diterapkan di tempat tugasnya, seperti yang saat ini dilakukan anggota Brimob dari Polda Sulsel yang mengajar di Tingginambut. Memang anggota Brimob hanya dibekali pengetahuan dasar tentang mengajar karena tugas mereka sepenuhnya untuk mengamankan wilayah tersebut dari gangguan kelompok bersenjata.

"Tugas utama anggota Brimob adalah membantu menjaga keamanan namun diharapkan juga membantu masyarakat dengan mengajar di sekolah-sekolah yang kekurangan guru," kata Rudolf Roja.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA