Thursday, 9 Sya'ban 1441 / 02 April 2020

Thursday, 9 Sya'ban 1441 / 02 April 2020

Sistem Zonasi Perlu Dievaluasi

Senin 08 Jul 2019 20:37 WIB

Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Seorang pria melakukan aksi unjuk rasa menolak sistem zonasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Solo, Jawa Tengah, Selasa (2/7/2019).

Seorang pria melakukan aksi unjuk rasa menolak sistem zonasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Solo, Jawa Tengah, Selasa (2/7/2019).

Foto: Antara/Mohammad Ayudha
Sistem zonasi dinilai perlu dievaluasi khususnya kualitas internal sekolah

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ini diwarnai oleh pro-kontra sistem zonasi pendidikan. Tak sedikit orang tua murid mengeluhkan hal ini.

Baca Juga

Pemerintah melalui sistem zonasi mempunyai tujuan untuk pemerataan kualitas pendidikan. Namun, yang terjadi justru sebaliknya, banyak timbul permasalahan baru dalam praktiknya.

Adanya sistem zonasi sekolah sebenarnya dipicu adanya anggapan bahwa ada sekolah favorit dan non favorit. Sekolah favorit mempunyai sarana prasarana yang mendukung pembelajaran.

Sedangkan non favorit kualitas di dalamnya tak sebagus di sekolah favorit. Pada dasarnya permasalahannya ada pada kualitas internal sekolah, jadi kurang tepat jika pemerintah memberlakukan sistem zonasi. 

Dengan demikian, ini menjadi tugas negara untuk mengupayakan pemerataan sarana prasarana yang menunjang kegiatan pendidikan. Termasuk di dalamnya tenaga pengajar yang profesional, kurikulum yang membentuk kepribadian siswa agar berakhlak mulia.

Mengingat pendidikan merupakan kebutuhan pokok masyarakat, maka negara menjamin biaya sekolah bagi semua rakyatnya. Bukan sebaliknya, semakin lengkap kualitas sekolah, semakin mahal pula biayanya. Karena pada hakikatnya pendidikan merupakan hak rakyat yang harus dipenuhi secara gratis oleh negara.

Pengirim: Novia Listiani, Lampung 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
Disclaimer: Retizen bermakna Republika Netizen. Retizen adalah wadah bagi pembaca Republika.co.id untuk berkumpul dan berbagi informasi mengenai beragam hal. Republika melakukan seleksi dan berhak menayangkan berbagai kiriman Anda baik dalam dalam bentuk video, tulisan, maupun foto. Video, tulisan, dan foto yang dikirim tidak boleh sesuatu yang hoaks, berita kebohongan, hujatan, ujaran kebencian, pornografi dan pornoaksi, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Pertanggungjawaban semua konten yang dikirim sepenuhnya ada pada pengirim. Silakan kirimkan video, tulisan dan foto ke retizen@rol.republika.co.id.
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA