Wednesday, 19 Muharram 1444 / 17 August 2022

Tiga Penyebab Kelelahan Fisik Jamaah Haji

Senin 08 Jul 2019 06:00 WIB

Rep: Muhyiddin/ Red: Christiyaningsih

Asrama Haji Pondok Gede.Sejumlah calon jamaah haji kloter II dari Banten periksa kesehatan, di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Ahad,(7/7).

Asrama Haji Pondok Gede.Sejumlah calon jamaah haji kloter II dari Banten periksa kesehatan, di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Ahad,(7/7).

Foto: Fakhri Hermansyah
Dengan banyaknya aktivitas, jamaah haji dikhawatirkan akan mengalami kelelahan fisik

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Jamaah Haji Indonesia secara berangsur mulai diberangkatkan ke Tanah Suci. Selama berlangsungnya pelaksanaan ibadah haji, jamaah haji Indonesia akan melakukan seluruh ibadah fisik seperti tawaf, sai, lontar jumrah, dan laon sebagainya.

Dengan banyaknya aktivitas, jamaah haji dikhawatirkan akan mengalami kelelahan fisik yang bisa menjadi faktor meningkatnya angka kematian. Dalam buku Rahasia Bugar Sehat Saat Berhaji dan Umrah, Direktur Utama Rumah Sakit Haji Jakarta Syarief Hasan Luthfie menjelaskan tiga alasan yang menjadi penyebab kelelahan fisik jamaah haji.

Baca Juga

Pertama yaitu karena rendahnya ketahanan fisik. Menurut dia, rendahnya ketahanan fisik ini disebabkan oleh keluhan pegal pada otot. Pegal pada otot merupakan akibat dari berjalan kaki dengan jarak yang cukup jauh serta ketidakmampuan elemen otot untuk melakukan fungsinya dengan baik.

"Menurunnya tingkat ketahanan fisik ini juga dapat mengganggu keseimbangan fungsi tubuh, terutama jika seseorang melakukan aktivitas berlebihan tanpa ada persiapan fisik," jelasnya.

Kedua, jamaah haji dapat mengalami kelelahan fisik karena memiliki telapak kaki yang tidak memiliki lengkungan di bagian tengah telapak. Menurut Syarief, telapak kaki yang datar ini menyebabkan ketidakstabilan pada kaki saat menumpu beban tubuh.

Telapak kaki datar juga menghambat gerakan refleks mengangkat tubuh yang biasa terjadi saat kaki meninggalkan pijakan. "Jika kondisi ini dialami oleh jamaah, tentu akan membatasi aktivitas mereka selama menjalankan ibadah haji," jelasnya.

Penyebab ketiga adalah karena faktor usia. Syarief menerangkan usia sangat berpengaruh terhadap tingkat ketahanan fisik tubuh jamaah haji. Bertambahnya usia dapat menyebabkan penurunan ketahanan fisik sebesar 10-15 persen.

Menurut dia, satu-satunya cara untuk meningkatkan ketahanan fisik bagi jamaah yang sudah berumur adalah dengan berolahraga. "Salah satu jenis olahraga yang dapat meningkatkan kapasitas ketahanan fisik dan mudah dilakukan adalah berjalan kaki," ujarnya.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA