Tuesday, 25 Muharram 1441 / 24 September 2019

Tuesday, 25 Muharram 1441 / 24 September 2019

FKAM UAD Gelar Seminar Internasional Kesehatan Kota

Ahad 07 Jul 2019 15:44 WIB

Rep: my27/ Red: Fernan Rahadi

Kampus Universitas Ahmad Dahlan.

Kampus Universitas Ahmad Dahlan.

Foto: multiply.com
Harapannya, kegiatan ini dapat menjadi forum pertemuan ilmiah para akademisi.

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Ahmad Dahlan (FKM UAD) menyelenggarakan Seminar Internasional yang bertajuk The 5th Universitas Ahmad Dahlan Public Health Conference atau UPHEC ke-5 tahun 2019, Rabu (3/7). Kegiatan yang mengusung tema "The Role Of Enviromental Science to Support Healthy City Development in SDGs Era" ini digelar di Grand Quality Hotel.

Ketua panitia Konferensi, Ahmad Faisal Rangkuti, menyampaikan acara ini diikuti oleh sekitar 61 presentator dari beberapa negara, seperti Taiwan, Malaysia, dan khususnya Indonesia. Sementara, terdapat sekitar 69 peserta dari FKM UAD.

Bertindak selaku keynote speaker dalam acara tersebut yakni Prof Sukri Palutturi dari Universitas Hasanuddin Indonesia. Adapun pembicara inti pada konferensi tersebut di antaranya Dosen FKM UAD Dr Surahma Asti Mulasari, Hung-Yee Shu dari Hungkuang University Taiwan, Vasenev Vyacheslav Dari RUDN University Rusia, Dr Ahmad Taufik Jamil dari UT Mara Malaysia, serta Prof Kraichat Tantrakarnapa dari Mahidol University. 

"Harapannya kegiatan ini dapat menjadi forum pertemuan ilmiah para akademisi, peneliti, stakeholder, pengamat masalah lingkungan dan kesehatan masyarakat untuk berdiskusi dan menyampaikan temuan-temuan terbaru dalam kajian kesehatan lingkungan dan  kesehatan masyarakat dalam tangan mewujudkan kota sehat. Acara ini juga terselenggara atas dukungan penuh dari UAD, lembaga penelitian dan publikasi ilmiah UAD, dan asosiasi institusi perguruan tinggi kesehatan masyarakat Indonesia," ujar Ahmad.

Tujuan ini dibuat karena saat ini di setiap daerah di Indonesia baik kabupaten maupun kota sedang maraknya menyelenggarakan dan membuat program kota sehat. "Healthy city itu bagian dari proses merawat lingkungan, dan itu bagian dari tugas kami sebagai institusi kesehatan di masyarakat," katanya menambahkan.

Wakil Rektor 4 UAD Prof Dr Sarbiran menyampaikan UAD bersyukur mempunyai FKM UAD yang peminatnya cukup banyak dan berterima kasih kepada semua pihak yang sudah membantu mensukseskan program tersebut. Ia juga berharap kerja sama internasional dan regional akan selalu digalakkan oleh institusi UAD ke depan.

"Kami mengapresiasi kegiatan konferensi ini yang sangat bagus dan mampu menguatkan dan mampu berkontribusi secara keilmuan bagi masyarakat," katanya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA