Sunday, 1 Jumadil Akhir 1441 / 26 January 2020

Sunday, 1 Jumadil Akhir 1441 / 26 January 2020

Muhammadiyah Sumbar Dukung Pemprov Sertifikasi Restoran

Kamis 04 Jul 2019 19:25 WIB

Rep: Febrian Fachri / Red: Nashih Nashrullah

Sertifikasi Halal.    (ilustrasi)

Sertifikasi Halal. (ilustrasi)

Foto: Republika/ Tahta Aidilla
Sertifikasi bertujuan menjamin kepercayaan masyarakat.

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG— Pimpinan Wilayah (PW) Muhammadiyah Sumatra Barat mendukung upaya Pemprov Sumbar untuk melakukan sertifikasi halal bagi restoran yang ada di ranah Minang.   

Baca Juga

Menurut Ketua PW Muhammadiyah Sumatra Barat, Shofwan Kariem, walau masakan Padang mayoritas halal, tetap memerlukan sertifikasi untuk menjamin kepercayaan dari konsumen terutama wisatawan yang datang ke Sumbar.    

“Kita tentu menyambut baik sertifikasi halal ini. Pemerintah harus menggencarkan sosialisasi. Begitu juga dengan masyarakatnya sendiri,” kata Shofwan kepada Republika.co.id, Kamis (4/7).

Shofwan memperhatikan upaya sosialisasi dari pemerintah dan pihak yang terlibat lainnya dalam mensosialisasikan sertifikasi halal restoran di Sumbar ini masih belum gencar. Hal itu menyebabkan jumlah restoran yang mengantongi sertifikat halal masih minim.

Seperti diketahui, Dinas Pariwisata Sumbar pekan ini menyebutkan jumlah restoran yang sudah mengantongi sertifikat halal baru 24. Pemprov Sumbar menargetkan sampai akhir 2019 ini ada 47 restoran Sumbar yang sudah sertifikasi halal.

Pemprov Sumbar ingin semakin banyak restoran bersertifikat halal supaya Sumbar semakin dipercaya sebagai destinasi wisata halal di Indonesia. Selain restoran, Dinas Pariwisata juga menginginkan perhotelan Sumbar juga bersertifikat halal.

Shofwan berpendapat, harusnya pemerintah juga melibatkan organisasi-organisasi terutama ormas Islam untuk mensosialisasikan sertifikasi halal restoran di Minangkabau. Karena bagaimanapun juga kata dia masih belum semua masyarakat atau pengusaha restoran punya kesadaran untuk sertifikasi halal. 

Meski Sumbar dikenal identik dengan Islam, menurut Shofwan, tetap masih harus sertifikasi halal. Karena masih ada beberapa makanan tertentu masih Syubhat atau kehalalannya masih samar.

“Makan di Sumbar ini apakah sudah benar halal semua atau masih Syubhat. Harus ada lembaga yang terpercaya memberikan penilaian,” ujar Shofwan.

Shofwan menyebutkan ada banyak ormas Islam di Sumbar yang bisa membantu pemerintah dalam mendorong sertifikasi halal. Ada Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama, Tarbiyah, Naqsyabandiyah dan beberapa lainnya. Dia yakin dengan dukungan dari ormas, pekerjaan pemerintah akan lebih mudah karena factor kedekatan ormas dengan masyarakat.

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA