Friday, 16 Rabiul Akhir 1441 / 13 December 2019

Friday, 16 Rabiul Akhir 1441 / 13 December 2019

DPRD Sukabumi Dorong Optimalisasi Pengumpulan Zakat

Kamis 27 Jun 2019 03:00 WIB

Rep: Riga Nurul Iman/ Red: Muhammad Hafil

Ilustrasi Berzakat

Ilustrasi Berzakat

Foto: Republika/Mardiah
Upaya untuk menggali potensi ZIS di tengah masyarakat harus terus dilakukan.

REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI--Kalangan DPRD Kabupaten Sukabumi mendorong optimalisasi pengumpulan Zakat, Infak dan Shadaqah (ZIS). Sebabnya saat ini potensi yang ada belum dapat dimaksimalkan.

‘’Upaya untuk menggali potensi ZIS di tengah masyarakat harus terus dilakukan,’’ ujar Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Yusuf Maulana, Rabu (26/6). Dorongan ini sebelumnya disampaikan dalam momen rapat kerja antara Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sukabumi di Gedung 1000 komplek Islamic Centre Cisaat, Selasa (25/6/) lalu.

Menurut Yusuf, potensi yang bisa dioptimalkan antara lain kerjasama dengan minimarket yang ada di wilayah. Saat ini jumlah minimarket cukup banyak tersebar di Sukabumi.

Biasanya lanjut Yusuf, ketika warga belanja di minimarket jika ada uang kembalian atau recehan tidak diambil oleh. Sehingga uang tersebut sebaiknya baik masuk ke kotak amal Baznas.

Hal ini akan memberikan dampak pada naiknya pengumpulan zakat. Selain itu banyak potensi lainnya yang bisa dilakukan. Bila raihan ZIS meningkat, maka upaya pendayagunaan ZIS untuk program Baznas bisa lebih banyak dan berperan dalam pengentasan masalah kemiskinan.

Ketua Baznas Kabupaten Sukabumi, U Ruyani mengatakan, lembaganya telah berupaya secara maksimal menggulirkan program pengumpulan ZIS sesuai dengan potensi yang ada. Dalam rapat kerka dengan kalangan DPRD, Baznas berharap adanya kebijakan dan regulasi yang berorientasi kepada kepentingan masyarakat Kabupaten Sukabumi khususnya dalam mendukung pengumpulan zakat.

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA