Monday, 22 Safar 1441 / 21 October 2019

Monday, 22 Safar 1441 / 21 October 2019

Menyatukan Pedagang Online dan Konvensional dalam Satu Atap

Senin 24 Jun 2019 17:16 WIB

Rep: Hiru Muhammad/ Red: Agus Yulianto

Tampak rancangan disain MTC Tanah Abang.

Tampak rancangan disain MTC Tanah Abang.

Foto: dok. Istimewa
Pusat bisnis ini juga dilengkapi fasilitas full Wi-Fi di seluruh penjuru gedung.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kawasan Tanah Abang dan sekitarnya tetap menjadi incaran yang menggiurkan bagi para pebisnis. Bahkan maraknya bisnis e-commerce, juga tidak menyurutkan minat masyarakat untuk berbisnis di Tanah Abang. 

Karena itu keunggulan bisnis online yang berkembang di masyarakat modern saat ini, dipadukan dengan bisnis konvensional yang telah puluhan tahun berjalan ditawarkan melalui MTC Tanah Abang. Pusat perdagangan yang berlokasi di Jl Kebon Kacang 1 No 11, Jakarta Pusat ini memberikan digital experience kepada para pengunjung dan para pedagang.

Para pengunjung dapat menikmati sensasi berbelanja di pertokoan yang merupakan gabungan antara toko-toko online dan konvensional.  Pusat bisnis ini juga dilengkapi fasilitas full Wi-Fi  di seluruh penjuru gedung dengan desain yang modern.

"Maraknya bisnis baju online tidak memberikan dampak negatif bagi para pedagang tanah abang, bahkan banyak juga pedagang online yang berbelanja barang modal mereka di Tanah Abang untuk kemudian mereka jual kembali di toko online mereka," tutur Chandra Goetama, Komisaris dari Moizland Development, pengembang MTC Tanah Abang dalam keterangan tertulisnya, Ahad (23/6).

Pusat bisnis yang resmi mulai dibangun 22 Juni lalu tersebut merupakan sebuah bangunan komersil bertingkat delapan. Hadir sebagai jawaban atas kebutuhan para pedagang terhadap sebuah pusat bisnis yang aman dan nyaman serta berfasilitas lengkap. Penutupan MTC Tanah Abang diperkirakan pada 2021 dan akan siap beroperasi pada tahun 2022 mendatang.

MTC Tanah Abang akan dibangun dalam waktu kurang lebih 20 bulan sejak fondasi selesai dibangun. Strukturnya juga didisain dengan sistem open frame sehingga memberikan keleluasaan bagi para penghuninya.

"Struktur dari MTC Tanah Abang juga dibangun dengan system dilastasi sehingga membuat bangunan tahan dari guncangan gempa bumi demi keamanan para pengunjung dan para pedagang," kata Wiro Atmojo, Komisaris PT Wijaya Anugerah Cipta Optima (WACO) perusahaan konstruksi yang membangun MTC Tanah Abang. 

Pengelolaan gedung tersebut, akan melibatkan Colldwell Banker Property Building Management yang memiliki pengalaman lebih dari 15 tahun. Diharapkan pengelolaan secara profesional dan terintegrasi dalam semua aspek operasional agar memberikan rasa aman, nyaman kepada pengunjung juga pedagang.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA