Jumat, 29 Jumadil Awwal 1441 / 24 Januari 2020

Jumat, 29 Jumadil Awwal 1441 / 24 Januari 2020

Giampaolo Janjikan Sepak Bola Atraktif di Milan

Ahad 23 Jun 2019 06:00 WIB

Rep: Reja Irfa Widodo/ Red: Endro Yuwanto

Marco Giampaolo

Marco Giampaolo

Foto: EPA-EFE/RICCARDO ANTIMIANI
Giampaolo dikenal sebagai pelatih yang identik dengan gaya sepak bola menyerang.

REPUBLIKA.CO.ID, MILAN -- Nama Marco Giampaolo akhirnya resmi ditunjuk sebagai pelatih AC Milan. Dari segi torehan gelar, Giampaolo memang belum meraih satu pun titel bergengsi.

Namun, dari ide dan skema permainan yang diusung, pelatih berusia 51 tahun itu dianggap bakal memberikan warna baru buat permainan I Rossoneri pada masa mendatang.

Baca Juga

Di Italia, Giampaolo dikenal sebagai pelatih yang identik dengan gaya sepak bola menyerang berbasis penguasaan bola. Bahkan, skema permainan yang diusung Giampaolo kerap dibandingkan dengan sistem permainan yang diterapkan Maurizio Sarri dan Pep Guardiola.

Gaya inilah yang bakal dipertahankan Giampaolo kala menukangi Milan. Eks pelatih Siena itu menyatakan, dengan latar belakang sejarah yang dimiliki Milan, cukup mudah bagi dirinya untuk bisa menerapkan sepak bola menyerang yang menghibur, menarik, dan akhirnya bisa memetik hasi maksimal.

''Klub ini telah memiliki sejarah yang lekat dengan sepak bola indah dan diiringi hasil positif. Saat ini, saya tidak berani untuk membandingkan saya dengan pelatih-pelatih Milan sebelumnya. Namun, itu akan tetap menjadi misi saya, yaitu menerapkan permainan yang menghibur, menarik, dan bisa meraih kemenangan lewat pendekatan tersebut,'' ujar Giampolo dalam wawancara dengan Milan TV, seperti dikutip Football Italia, Sabtu (22/6).

Kendati begitu, Giampolo juga menyadari tantangan berat yang bakal dihadapinya di pentas Serie A musim depan. Terlebih, dengan kehadiran sejumlah pelatih top di klub-klub lain, seperti Maurizio Sarri di Juventus, Antonio Conte di Inter Milan, dan Carlo Ancelotti di Napoli. Belum lagi dengan motiasi dan ambisi yang dimiliki oleh tim-tim lain.

''Saya rasa, dengan kembalinya Conte, Sarri, dan sejumlah pelatih bagus lainnya akan membuat Liga Italia musim depan bakal lebih sulit. Tidak hanya itu, ada pula ambisi dan mentalitas yang dimiliki tim-tim yang lebih kecil untuk bisa memetik kemenangan saat menghadapi Milan. Saya menilai, Serie A Italia salah satu liga paling sulit di Eropa saat ini,'' jelas pelatih yang dikontrak sebagai pelatih Milan hingga 2021 tersebut.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA