Tuesday, 13 Rabiul Awwal 1443 / 19 October 2021

Tuesday, 13 Rabiul Awwal 1443 / 19 October 2021

Warga Lebih Pilih MRT ke Tempat Perayaan HUT Jakarta

Sabtu 22 Jun 2019 19:08 WIB

Red: Yudha Manggala P Putra

Suasana panggung untuk HUT DKI Jakarta ke-492 di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Kamis (20/6/2019).

Suasana panggung untuk HUT DKI Jakarta ke-492 di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Kamis (20/6/2019).

Foto: Antara/Aprillio Akbar
MRT jadi pilihan ke tempat Perayaan HUT Jakarta untuk menghindari macet.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Warga dari berbagai wilayah di DKI Jakarta dan sekitarnya lebih memilih Moda Raya Terpadu (MRT) untuk menuju tempat perayaan HUT ke-492 Jakarta. Acara dipusatkan di Bundaran Hotel Indonesia (HI).

"Dari pada bawa mobil pasti macet, lebih baik naik MRT kalau ke HI," ujar Hilda Setyawati (29) warga asal Fatmawati Jakarta Selatan yang datang bersama dua orang temannya ke Bundaran HI, Sabtu (22/6).

Saat perayaan HUT ke-492 DKI Jakarta, menuju Bundaran HI hanya bisa diakses melalui MRT saja. Pasalnya, Jalan MH Thamrin dari Simpang Sarinah sampai dengan Bundaran Hotel Indonesia ditutup.

Kemudian Jalan Jenderal Sudirman sisi Barat dari Dukuh Atas sampai dengan Bundaran Hotel Indonesia juga tak bisa dilewati. Begitu pula Jalan Imam Bonjol dari Bundaran Hotel Indonesia sampai dengan Simpang Jalan Agus Salim.

Hilda mengatakan ditutupnya jalan Sudirman hingga Bundaran HI pasti membuat arus lalu lintas tersendat. Maka hal yang mustahil untuk menggunakan kendaraan pribadi, belum lagi kantong parkir yang terbatas di sekitar lokasi perayaan.

Begitu pula yang dialami Chandra Gunawan (29), ia bersama istri lebih memilih menggunakan MRT untuk menyaksikan perayaan HUT Jakarta ini.

Ia merasakan dampak positif kehadiran kereta yang dinamai Ratangga tersebut, pasalnya akses menuju Jakarta Pusat jauh terasa lebih cepat dibanding menggunakan kendaraan pribadi. Terlebih tempat tinggalnya terletak di daerah Cipedak, Jaksel.

"Ke sini (Bundaran HI) ga nyampe sejam padahal di Jaksel. Kalau pake kendaraan pribadi atau Transjakarta pasti lama kejebak macet," kata dia.

Ia pun berharap Pemprov DKI Jakarta dapat mengoneksikan seluruh wilayah di Ibu Kota dengan MRT. Pasalnya kehadiran MRT sangat mendukung aksesibilitas warga DKI.

"Kayak sekarang aja, ke HI tinggal naik MRT lewat stasiun Lebak Bulus kalau di Cipedak. Kalau bisa seluruh wilayah sih terkoneksi yah," kata dia.

Sementara itu, Pemprov DKI Jakarta telah memulai proyek fase dua MRT Jakarta dari Bundaran HI sampai dengan Kota.

Fase dua MRT ini juga akan terintegrasi dengan stasiun kereta Jakarta Kota dan kawasan wisata Kota Tua. Proyek fase dua MRT Jakarta Bundaran HI-Kota diperkirakan memiliki jarak sekitar 8,3 Km dan estimasi waktu tempuh sekitar 20 menit.

sumber : Antara
Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA