Monday, 25 Zulhijjah 1440 / 26 August 2019

Monday, 25 Zulhijjah 1440 / 26 August 2019

Penumpang Angkutan Laut Mudik 2019 Meningkat 10 Persen

Jumat 21 Jun 2019 21:48 WIB

Rep: Rahayu Subekti/ Red: Andi Nur Aminah

Sejumlah calon penumpang KM Kelud antri memasuki terminal keberangkatan di Pelabuhan Batu Ampar, Batam, Kepulauan Riau, Senin (27/5/2019)

Sejumlah calon penumpang KM Kelud antri memasuki terminal keberangkatan di Pelabuhan Batu Ampar, Batam, Kepulauan Riau, Senin (27/5/2019)

Foto: Antara/MN Kanwa
Pelabuhan dengan lonjakan penumpang tertinggi adalah Batam.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ditjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mencatat peningkatan pemudik angkutan laut pada Lebaran Idul Fitri 1440 H. Hal tersebut tercatat setelah penyelenggaraan angkutan laut Lebaran 2019 sejak H-15 (21 Mei 2019) sampai dengan H+14 atau hari ini (21/6).

Dirjen Perhubungan Laut Kemenhub Agus Purnomo mengatakan selama musim mudik dan arus balik tahun ini tercatat sekitar 1,9 juta orang penumpang menggunakan angkutan laut. Sementara pada periode mudik tahun lalu hanya sekitar 1,7 juta penumpang saja yang menggunakan transportasi laut.

Baca Juga

"Maka pada 2019 ini terjadi peningkatan jumlah penumpang yang menggunakan angkutan laut sebesar 10,31 persen," kata Agus, Jumat (21/6).

Agus menjelaskan pelabuhan yang mengalami lonjakan penumpang paling tinggi selama masa angkutan laut Lebaran 2019 ini merupakan Pelabuhan Batam. Dia mengatakan di Pelabuhan Batam terdapat jumlah penumpang sebanyak 250.386 orang.

Selanjutnya, untuk pelabuhan terpadat kedua yaitu Pelabuhan Tanjung Balai Karimun dengan jumlah penumpang yang dilayani sebanyak 231.270 orang. Lalu disusul dengan Pelabuhan Tanjung Pinang  dengan jumlah 128.862 orang penumpang.

Agus menilai secara umum penyelenggaraan angkutan laut di seluruh Indonesia pada masa Lebaran 2019 berjalan dengan aman, selamat, tertib, dan nyaman. "Meskipun terjadi kenaikan penumpang di beberapa pelabuhan tetapi tidak terjadi adanya penumpang di pelabuhan yang tidak terangkut oleh kapal-kapal penumpang yang beroperasi selama masa angkutan Lebaran,“ jelas Agus.

Selain itu, dari hasil pemantauan CCTV terhadap 51 pelabuhan yang dipantau secara real time oleh Posko Angkutan Laut Lebaran 2019, selama penyelenggaraan angkutan laut lebaran dilaporkan tidak terjadi hal-hal atau kejadian yang luar biasa. Sementara itu, Agus mengatakan program mudik gratis sepeda motor dengan KM Dobonsolo yang melayani trayek Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta-Pelabuhan Tanjung Emas Semarang (pergi pulang)juga berjalan lancar.

"Tercatat lebih dari 11.000 orang telah mengikuti kegiatan mudik gratis sepeda motor dengan kapal laut atau mencapai lebih dari 73 persen kuota yang terisi," ungkap Agus. 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA