Tuesday, 13 Rabiul Akhir 1441 / 10 December 2019

Tuesday, 13 Rabiul Akhir 1441 / 10 December 2019

Polisi Temukan Lima TKP Korban Meninggal Kerusuhan 22 Mei

Senin 17 Jun 2019 18:06 WIB

Red: Esthi Maharani

Sejumlah polisi mengamankan salah seorang warga yang diduga ikut aksi kerusuhan di Jalan KS. Tubun, Petamburan, Jakarta Pusat, Rabu (22/5/2019).

Sejumlah polisi mengamankan salah seorang warga yang diduga ikut aksi kerusuhan di Jalan KS. Tubun, Petamburan, Jakarta Pusat, Rabu (22/5/2019).

Foto: Antara/Aditya Pradana Putra
Dari sembilan TKP, polisi baru temukan lima TKP korban meninggal

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tim investigasi Polri yang dipimpin Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri Komjen Pol Moechgiyarto menemukan lima dari sembilan tempat kejadian perkara (TKP) korban tewas kericuhan 21-22 Mei 2019.

"Dari sembilan yang meninggal dunia ini, sudah lima yang sudah kami ketahui TKP penemuan korban tersebut. Secara keseluruhan semua korban berada di Petamburan," tutur Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Pol Asep Adi Saputra di Gedung Mabes Polri, Jakarta, Senin (17/6)

Sementara TKP empat korban tewas lainnya dikatakannya masih didalami. Lima korban yang sudah diketahui TKP-nya itu tewas sebagian besar karena peluru tajam. Untuk benar-benar menentukan titik korban jatuh dan kemungkinan arah asal tembakan, kepolisiam masih melakukan pendalaman terhadap proyektil dan olah TKP.

Polisi menduga lima korban tewas tersebut merupakan perusuh karena lokasinya tidak berada di sekitar Kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI tetapi di Petamburan yang diduga keras lokasi skenario kerusuhan. Namun, untuk memastikan lebih lanjut, polisi akan mengumpulkan keterangan dari keluarga korban

"Kami lakukan pendalaman terhadap keluarga korban untuk memastikan korban ini perusuh atau bukan," ujar Asep.

Sementara itu, hingga kini uji balistik masih dilakukan dari dua proyektil yang ditemukan di dalam tubuh korban tewas serta seorang korban selamat bernama Zulkifli.

"Zulkifli tertembak pahanya, itu bisa diselamatkan sekarang masih dirawat, itu termasuk dari korban yang bisa kami ambil proyektil pelurunya," ungkap Asep.

Polisi masih menunggu keadaan Zulkifli membaik untuk dimintai keterangan lebih lanjut pelaku penembak peluru tajam kepada dirinya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA